| Sabtu, 30 September 2006 | EKONOMI |
Tahun 2007 Kandatel Solo Pasarkan 40 Ribu SSTSOLO-Kantor Daerah Telepon (Kandatel) Solo akan memasarkan sebanyak 40 ribu sambungan telepon rumah pada triwulan pertama 2007. "Prosesnya sekarang sudah sampai pada desain. Triwulan pertama tahun depan mungkin sudah bisa direalisasikan," ujar General Manager Kandatel Solo Prasabri Pesti di sela-sela acara syukuran penerimaan "The Best Award 2006" di Kandatel Solo, kemarin. Kandatel Solo tahun 2006 dinyatakan sebagai Kandatel terbaik seluruh Indonesia. Keberhasilan Kandatel Solo ini setelah mengumpulkan angka tertinggi dari empat bidang perlombaan yakni bidang kinerja, bidang pengelolaan jaringan akses dan bidang plasa. Penyerahan piala dilakukan di Bandung oleh CEO PT Telkom Arwin Rasyid kepada GM Kandatel Solo Prasabri Pesti beberapa hari lalu. Prasabri mengatakan, pertumbuhan penjualan telepon rumah pada tahun 2006 ini rata-rata mencapai 1.000 sambungan. Tahun 2007 penjualan telepon rumah diperkirakan booming setelah pembangunan jaringan baru rampung. Sasaran pemasaran telepon rumah ini terutama pada daerah-daerah kecamatan yang belum ada fasilitas telepon. Ia optimistis jumlah itu akan terjual habis karena permintaan telepon rumah sangat tinggi. "Kami optimis. Kami berani membangun karena permintaan tinggi," katanya. Biaya pemasangan telepon rumah rata- rata Rp 450 ribu. Daerah-daerah ibukota kecamatan yang belum ada fasilitas telepon diprioritaskan. Pada 2009, kata dia, semua ibukota kecamatan di wilayah kerja Kandatel Solo diharapkan sudah terjangkau telepon rumah. Sekarang ini baru mencapai 70%. Wilayah Kandatel Solo, selain eks Karesidenan Surakarta juga ditambah dengan Pati, Lasem, Jepara, Rembang, Blora, Cepu dan Purwodadi. (bt-59) |