SUARA MERDEKA
 
INDEKS INTERNASIONAL Jumat, 22 September 2006

MANILA - Ribuan petani dan aktivis sayap kiri Filipina mendesak Presiden Gloria Macapagal Arroyo agar tidak mengubah konstitusi untuk memperpanjang masa jabatannya. Mereka melontarkan desakan itu dalam aksi pawai di Manila Kamis kemarin,

BANGKOK - Militer Thailand melarang pertemuan partai politik dan aktivitas-aktivitas politik Kamis kemarin, dua hari setelah Thaksin Shinawatra dikudeta. Tidak ada penjelasan sampai berapa lama larangan itu diberlakukan.

NEW YORK - Presiden Venezuela Hugo Chavez terang-terangan menyebut Presiden George W Bush sebagai ''iblis''. Ungkapan keras itu disampaikannya saat berpidato pada Sidang Majelis Umum PBB Rabu waktu setempat (Kamis WIB).

SEOUL - Korea Selatan (Korsel) memproduksi sebuah rudal jelajah yang dapat menghantam tempat-tempat peluncuran rudal jarak jauh di dalam wilayah Korea Utara (Korut), kata sebuah laporan, Kamis kemarin.Suratkabar JoongAng Ilbo,

NEW YORK - Negara-negara besar memberi Iran batas waktu baru awal Oktober untuk menangguhkan pengayaan uranium dan memulai pembicaraan mengenai paket insentif, kata seorang diplomat senior Eropa, Rabu.

PARA teknisi memeriksa Atlantis setelah pesawat ulang alik itu mendarat mulus di Kennedy Space Center di Cape Canaveral, Florida, Kamis kemarin. Bersama enam astronautnya,

GAZA - Lima warga Palestina tewas ditembak serdadu Israel di Jalur Gaza Kamis kemarin. Serangan Israel itu terjadi sehari setelah kuartet mediator internasional menyatakan dukungannya atas upaya pembentukan pemerintahan koalisi Palestina.

BUDAPEST - Ketika Rita Czuppon mendengar berita mengenai betapa Ferenc Gyurcsany, perdana menteri Sosialis, telah berbohong tentang perekonomian Hongaria untuk memenangi pemilu April lalu,

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA