| Jumat, 22 September 2006 | OLAHRAGA |
Yudi Ingin ''Bayar Utang'' pada PersijapYUDI SURYATA pernah melatih Persijap Senior selama setengah musim kompetisi pada tahun 2000. Ketika itu anak-anak Jepara untuk kali pertama berlaga di Divisi Utama. Namun, dia dilepas manajemen karena hingga pertengahan musim pasukannya hanya mampu menduduki urutan 11 klasemen sementara dari 14 tim di Wilayah Timur. Catatan prestasi kurang memuaskan itu terjadi saat ''Laskar Kalinyamat'' sama sekali tak diperkuat pemain asing, berbeda dengan tim-tim lain saat itu yang memanfaatkan kuota tiga pemain asing untuk setiap kesebelasan. Pada putaran kedua, kursi kepelatihan akhirnya diduduki Slamet Pramuji, pelatih asal Jakarta Selatan. Namun prestasi tim tak kunjung membaik, hingga akhirnya terdegradasi lagi ke Divisi I. ''Ketika itu saya berpikir Persijap salah membuang saya,'' kenang Yudi saat pemaparan program dasar di ruang rapat I Setda Jepara, Rabu lalu, setelah manajemen Persijap resmi merekrutnya dirinya menjadi pelatih untuk musim kompetisi 2007. ''Itu masa lalu yang masih saya ingat,'' lanjutnya. Citra Dari Jepara, ia pergi ke Jayapura untuk menukangi Persipura. Satu musim kemudian berlanjut ke Deltras Sidoarjo. Pada musim kompetisi 2002-2003 dirinya sukses membawa PSS Sleman masuk empat besar Liga Indonesia. ''Membayar utang di Persijap,'' menjadi kalimat pertama yang disampaikan Yudi di depan manajemen dalam pemaparan. ''Separo musim out dari Persijap kala itu adalah sesutu yang tidak mengenakkan. Saat kembali lagi di Persijap, saya memiliki tugas yang harus saya bayar. Saya memiliki kemampuan untuk berbuat,'' katanya. Yudi, yang berobsesi mengantarkan Persijap bisa menembus Super Liga pada 2008, memiliki harapan klub yang ditangani nanti bisa memberikan citra yang baik bagi daerah. ''Citra itu harus dibuktikan dengan prestasi. Dan saya berharap manajemen dan publik bola Jepara memberikan dukungan dan kepercayaan untuk meraih itu. Mudah-mudahan kembalinya saya ke Jepara akan memberikan hal yang lebih baik bagi Persijap,'' kata pemain timnas pada Pra-Olimpiade 1983 itu.(Muhammadun Sanomae-22) |