SUARA MERDEKA
 
INDEKS WACANA Kamis, 21 September 2006

- Kota Bangkok, Selasa malam, 19 September diguncang prahara. Kudeta militer untuk menggulingkan pemerintahan yang dipimpin PM Thaksin Shinawatra. Akankah berhasil kudeta kali ini? Belum tentu. Yang pasti terlihat adalah sejumlah kendaraan tempur menguasai Kota Bangkok dan sekitarnya. Paling tidak militer juga telah menguasai stasiun televisi dan radio. Belum diketahui persis bagaimana pandangan rakyat Thailand atas kudeta kali ini.

- Selama ini, hari-hari menjelang atau pada saat bulan Ramadan hampir selalu identik dengan sweeping yang bertarget hotel melati dan tempat-tempat hiburan. Nada aspirasinya sama, melakukan "penertiban" dan membatasi "jam kerja" atau bahkan menuntut penutupan. Selain kelompok-kelompok masyarakat, aparat kepolisian juga melakukan operasi penyakit masyarakat yang pada umumnya menemukan banyak pasangan tidak sah di sejumlah penginapan.

Saat bertarung boleh saja semua kandidat bertempur serius untuk menang, tetapi setelah diketahui siapa pemenangnya, mereka harus satu paham bahwa ia adalah saudara yang tetap harus didukung dan dibela.

PASCA-Kongres Kehutanan Indonesia IV dan deklarasi Dewan Kehutanan Nasional pada 13-15 September di Jakarta, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh seluruh komponen bangsa, terutama pemegang otoritas dan monopoli sektor kehutanan.

Sehubungan tulisan di Surat Pembaca 18 September 2006 tentang pembangunan masjid dan pintu gerbang Undip, kami tanggapi sbb: Pembangunan masjid di kampus Tembalang hingga saat ini terus diupayakan penyelesaiannya.

SEORANG doktor harus menciptakan teori baru dalam disertasinya. Jika setiap tahun lahir 50 doktor, berarti tercipta 50 teori baru. Sayangnya, tidak semua program pascasarjana bermutu. Terbetik berita adanya praktik jual beli gelar doktor di sebuah PTN di Yogyakarta.

TANPA terasa, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang hampir berusia setengah abad. Pada 15 Oktober nanti, kampus ternama di Jateng ini genap berusia 49 tahun. Yang menarik adalah tema yang diangkat dalam peringatan dies natalis kali ini, yaitu ''Undip menuju universitas riset, meningkatkan daya saing bangsa, berbasis penjaminan mutu, dan berwawasan pembangunan wilayah pantai''.

SEBENARNYA belum banyak mahasiswa yang tahu mengenai rencana Undip sebagai universitas riset. Oleh sebab itu, sosialisasi perlu lebih digencarkan kepada segenap civitas akademika. Namun kalau benar Undip punya rencana ke arah sana, para mahasiswa siap memberikan dukungan. ''Jika program ini dilaksanakan, tentu memerlukan peran serta dari mahasiswa dan seluruh civitas akademika lainnya.

RAMADAN merupakan bulan yang sakral, juga bulan yang dinanti-nantikan kedatangannya. Dalam bulan ini umat Islam menjalankan ibadah puasa untuk meninggalkan hawa nafsu, keinginan, makanan, serta minumannya.

''KAMU agamanya apa?'' tanya seorang ''calon'' penolong korban kecelakaan. ''Islam,'' jawab si korban. ''Islamnya NU atau Muhammadiyah?'' ''NU!,'' jawab si korban mantap. ''NU-nya PKB apa PPP,'' timpal si penolong lagi.

Setiap Ramadan tiba, dengan mudah kita bisa menjumpai ruh-ruh islami di sekitar kita. Di masjid, yang biasanya sepi pengunjung, tiba-tiba mengalami peningkatan jumlah jamaah yang fantastis. Di kantor-kantor, kampus-kampus dan sekolah-sekolah pun digelar berbagai kegiatan Islami, semisal majelis taklim. Stasiun televisi pun ikut-ikutan menggelar berbagai kegiatan Islami, seperti memberi ruang lebih untuk acara-acara religi. Itulah nuansa Islami yang dapat kita saksikan di bulan Ramadan.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA