| Kamis, 21 September 2006 | SEMARANG |
Pembangunan Terminal Tipe C di Suruh Kandas
SURUH - Rencana pembangunan terminal tipe C di Pasar Suruh, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, ternyata tidak bisa dilakukan tahun ini. Padahal, sesuai dengan hasil musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Semarang 2005 lalu, terminal tersebut diprioritaskan akan dibangun tahun 2006. Keinginan itu akhirnya kandas, karena dalam APBD 2006 ternyata tidak ada alokasi pembangunan untuk terminal. Meski sudah diputuskan DPRD Kabupaten Semarang, gagalnya pembangunan terminal disesalkan oleh Kepala Desa Suruh Rochmat Husada. Menurut dia, masyarakat sangat menginginkan agar kemacetan yang sering terjadi di depan Pasar Suruh segera bisa diatasi. Salah satu solusi adalah dengan dibuatkan terminal tipe C untuk menampung seluruh angkutan antardesa. "Mau bagaimana lagi, sudah diputuskan. Saya tidak tahu kapan terminal itu akan dibuat lagi," kata dia, Rabu (20/9). Disiapkan Lahan Bengkok Dari sisi lahan, pemerintah desa (Pemdes) sangat antusias menyediakan lahan. Rocmat menyebutkan pihaknya masih memiliki banyak tanah desa (bengkok) yang bisa dipakai untuk terminal, asal dilakukan dengan tukar guling. "Dinas Perhubungan (Dishub) silakan memilih lokasi yang benar-benar layak dan strategis. Kami akan menyediakan lahan," ujarnya. Dia menyebutkan, karena lahan di bagian utara dan timur tidak mendapat persetujuan Dishub, maka lahan di bagian selatan pasar yang kini berupa persawahan siap untuk terminal. Rata-rata luas tanah bengkok yang ada mencapai lima hektare. Kalaupun diminta lebih, desa juga akan menyiapkan lahan sesuai dengan permintaan. "Keputusan itu merupakan hasil musyawarah desa, bahwa kami akan melepas bengkok demi kepentingan umum," lanjut dia. Seperti dikatakan Kepala Dishub Kabupaten Semarang, Drs Imam Sudarmadji, pihaknya menunggu respons masyarakat. Karena terkendala tanah, dia meminta pihak kecamatan maupun desa bisa mengusahakan pengadaan tanah. (dky-37) |