logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 21 September 2006 SEMARANG
Line

Dana Bantuan Air Bersih Menipis

GROBOGAN - Dana bantuan untuk droping air bersih ke desa-desa yang dilanda kekeringan di Grobogan mulai menipis. Sebab, dari alokasi Rp 200 juta, kini tinggal belasan juta rupiah.

Kepala Bagian Sosial Setda Grobogan H Nur Sahid kemarin mengatakan, bantuan itu telah didistribusikan ke desa-desa sejak beberapa bulan lalu. Beberapa organisasi kemasyarakatan (ormas) yang mengerahkan massa dalam suatu acara, juga sering minta bantuan air bersih, sehingga mengurangi dana yang telah dialokasikan.

Setiap hari pihaknya mengedrop 20-25 tangki dengan delapan armada, yaitu dua armada milik Pemkab dan enam lainnya milik PDAM, yang beroperasi pukul 08.00 - 16.00.

Setiap pengedropan pihaknya membeli dari PDAM. Dia juga memberikan uang saku sopir dan pembantunya yang mengoperasikan bantuan tersebut, sehingga pos bantuan ini setiap hari keluar sekitar Rp 10 juta. Pos bantuan itu tidak hanya untuk air bersih ke desa-desa, tetapi juga untuk korban kebakaran yang belakangan ini banyak terjadi di pelosok desa. Dalam sebulan ini sudah ada 30 rumah penduduk yang terbakar, yang dimintakan bantuan ke Bagian Sosial. Setiap korban dibantu Rp 1 juta. Selain itu, pos tersebut juga dialokasikan untuk bantuan korban banjir, tanah longsor, angin topan, dan korban bencana alam yang lain. Korban kecelakaan kereta api (KA) KA Sembrani dan Kertajaya di Gubug beberapa bulan lalu juga diambilkan dari pos ini.

Kini pihaknya tengah mengajukan tambahan dana dari anggaran tak tersangka ke DPRD. Sebab, anggaran tersebut disediakan di antaranya untuk kepentingan sosial, yaitu membantu bencana alam, baik dalam bentuk kekeringan, banjir, rumah roboh, kebakaran, dan lainnya.

Bupati Grobogan H Bambang Pudjiono minta Bagian Sosial secepatnya memproses bantuan ke DPRD, karena belakangan ini kekeringan semakin parah. Air bersih di desa-desa sulit dicari, kecuali di sendang dan belik di sungai.

Bahkan, waktu mereka umumnya habis hanya untuk mencari air bersih. "Sehari semalam mereka antre hanya untuk mendapatkan air bersih," katanya.

Bantuan itu sekaligus untuk mengantisipasi kekurangan air bersih saat Lebaran. (A23-37)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA