logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 21 September 2006 SEMARANG
Line

AIS Muhammadiyah Lepas 80 Wisudawan

SEMARANG- Akademi Statistik (AIS) Muhammadiyah diminta meningkatkan kualitas produknya (almuni), di tengah tantangan dalam dunia pendidikan mutakhir ini. Salah satu cara yang ditempuh, lembaga pendidikan itu harus mampu melestarikan dan mengembangkan tradisi keilmuan dan keislaman.

Ketua PW Muhammadiyah Jawa Tengah, Drs H Marpuji Ali, mengatakan hal tersebut, dalam sambutannya saat Wisuda Ke-12 AIS di Ballroom Hotel Pandanaran Semarang, Rabu (20/9). Dari 80 orang wisudawan, tiga di antaranya meraih predikat terbaik, yakni Diah Pipih Sopiah (3,57), Ari Siswanti (3,56), dan Wati Kurniasih (3,54).

Marpuji mengemukakan, prototype alumnus AIS adalah perwujudan sebagai hairu ummah (umat yang baik), sesuai dengan Surat Ali Imron 110. Untuk mencapainya memang tidak mudah. Perlu kemauan keras guna mengembangkan dan memantapkan segala hal yang diperlukan dalam pendidikan, baik fisik maupun non-fisik.

Sementara, Direktur AIS, Drs Rochdi Wasono MSi mengatakan, dari 80 wisudawan, 14 orang di antaranya merupakan mantri statistik di BPS. Selebihnya adalah wisudawan reguler. Sejak tahun 1992, akademi ini telah meluluskan 673 alumnus. Sebanyak 253 atau 37,6% alumni, telah diterima sebagai PNS. Lainnya bekerja di sektor swasta, seperti perbankan dan industri.

Untuk mendukung proses belajar, kata dia, pihaknya telah menerima hibah kompetisi yaitu A1 (peningkatan proses pendidikan) dan PMP (Peningkatan Mutu Pendidikan) dari pemerintah pusat. (G5-18s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA