logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 21 September 2006 SEMARANG
Line

Pertama Casting, Langsung Diterima

PERCAYA nggak percaya. Itulah perasaan dari dara cantik bernama lengkap Isna Rahmia Fara, ketika ditawari untuk bermain dalam sinetron Musafir & 3 Sahabat yang diperankan oleh artis dari ibu kota, antara lain dokter M Haris, Ony "Sinchan", Mamat Tuyul, dan Boy Kentang.

Isna, panggilan wanita yang saat ini masih kuliah di Fakultas Kedokteran Unissula itu mengaku tahu kalau ditawari peran tersebut dari temannya. "Saya awalnya tidak percaya, apakah tawaran teman saya tersebut benar atau bohong belaka," katanya, Rabu (20/9) ketika ditemui di sela-sela syuting di Pasaraya Sri Ratu Jalan Pemuda.

Dia mengaku baru kali pertama ikut casting dan langsung diterima oleh Boy Kentang, sang sutradara yang juga ikut bermain dalam sinetron tersebut. "Saya sebelumnya pesimis apakah benar bisa diterima atau tidak, padahal baru pertama kali ikut casting. Saat tahu diterima, saya sempat nggak percaya," ujar perempuan yang tinggal di kawasan Kalibanteng itu.

Perempuan kelahiran 10 Agustus 1980 tersebut menambahkan, saat akan mencoba mengikuti casting, minta izin kepada orang tuanya dan ternyata direstui. "Awalnya saya tidak berani mengungkapkan keinginan saya ke ayah dan ibu, takut dimarahi, tapi ternyata mereka malah memberi dukungan, asalkan kegiatan syuting sinetron tersebut tidak sampai mengganggu studi," katanya.

Menurutnya, saat kali pertama ikut syuting, sangat melelahkan. Hal itu karena lamanya menunggu waktu untuk syuting. "Badan terasa capek sekali karena seharian penuh mengikuti syuting. Untungnya para pemain dan kru selalu memberi support sehingga rasa lelah tidak begitu saya rasakan," ujar mahasiswi semester VII tersebut.

Dalam sinetron tersebut, Isna berperan sebagai Adek, seorang anak dari keluarga yang kedua orang tuanya cerai. Dia menjadi putus asa karena tidak mendapatkan kasih sayang lagi dari orang tuanya. Sejak saat itu dirinya mulai mengonsumsi obat-obatan terlarang.

Dia kemudian bertemu dengan Gusnur (diperankan dokter M Haris), sang musafir dengan tiga sahabatnya, yaitu Alif (Ony Syahrial), Ba' (Mamat Tuyul), dan Ta' (Boy Kentang) yang sedang dalam misi menyiarkan syariat agama Islam. Gusnur pun mencoba untuk menyadarkan bahwa apa yang dilakukan Isna tersebut salah. (Rosyid Ridho-62)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA