logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 21 September 2006 BUDAYA
Line

Dana FFI Belum Mengucur

JAKARTA - Pemerintah belum mengucurkan dana penyelenggaraan Festival Film Indonesia (FFI) 2006 ke panitia pelaksana. Hal itu dikemukakan Ketua Badan Pertimbangan Perfilman Nasional (BP2N) Djonny Syafruddin dalam sarasehan perfilman di Gedung Film Jakarta, kemarin.

Dia menyatakan baru Rp 100 juta dari anggaran Rp 1,5 miliar yang telah cair melalui Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. Pengucuran sebagian besar dana belum jelas juntrungannya. Padahal, puncak penganugerahan Piala Citra akan diselenggarakan pada 21 Desember di Assembly Hall Jakarta Convention Centre (JCC).

''Seharusnya pemerintah memberikan perhatian ekstra karena iklim perfilman di Tanah Air sedang bagus. Jika FFI 2006 sukses, pemerintah pula yang akan mendapat acungan jempol dari masyarakat perfilman Indonesia,'' ujar Djonny.

BP2N, kata dia, telah mengirim surat ke Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik serta Sekjen Kebudayaan dan Pariwisata Sapta Nirwandar. Namun sampai saat ini belum memperoleh tanggapan. Karena itulah dia khawatir hal itu bakal memengaruhi kinerja panitia.

Sementara itu, panitia telah menerima 23 judul film bioskop sebagai peserta. Film-film itu antara lain Serambi, Berbagi Suami, Apa Artinya Cinta, Mendadak Dangdut, Mirror, Jomblo, Eskul, Lentera Merah, Ruang, Heart, Missing, Koper, serta Realita, Cinta, dan Rock n Roll. Adapun film cerita lepas televisi dan film cerita berseri televisi yang terdaftar 150 judul.

Tahun ini Komite Seleksi Film Cerita untuk Bioskop diketuai Noorca M Massardi, sedangkan Komite Seleksi Film Cerita untuk Televisi diketuai Prof Dr Njaju Jenny Malik Tomi Hardjanto SS MA.

Daftar unggulan akan diumumkan pada 16 November, Malam Anugerah Piala Vidia 2 Desember, dan Malam Anugerah Piala Citra 21 Desember. (G20-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA