PEMUDA jebolan pesantren terkenal itu bersungut-sungut tatkala
pembawa acara pengajian tak menyebut kiai di depan namanya, sementara sesepuh
kampung yang tak pernah menamatkan Kitab Taqrib (kitab fikih yang beredar
di dunia pesantren), malah diberi gelar Kiai Haji masih ditambah almukarrom.