SUARA MERDEKA
 
INDEKS BINCANG BINCANG Minggu, 17 September 2006

SEJAK sepuluh tahun terakhir, posisi masyarakat keturunan Jawa di Suriname menguat secara politik. Hal itu terlihat dari adanya sejumlah menteri dari keturunan Jawa, hal yang dahulu barangkali tidak terbayang sama sekali. Begitu juga sejumlah anggota parlemen.

PAUL Salam Somohardjo boleh dibilang merupakan wong Jawa di Suriname dengan karier politik tertinggi. Sejak bitingan (pemilu) pada 25 Mei 2005, untuk kali pertama warga dalam sejarah Republiek Suriname keturunan Jawa terpilih sebagai ketua De Nationale Assemblee (DNA).

PEMUDA jebolan pesantren terkenal itu bersungut-sungut tatkala pembawa acara pengajian tak menyebut kiai di depan namanya, sementara sesepuh kampung yang tak pernah menamatkan Kitab Taqrib (kitab fikih yang beredar di dunia pesantren), malah diberi gelar Kiai Haji masih ditambah almukarrom.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA