| Sabtu, 16 September 2006 | PANTURA |
25 Lokasi Rawan KecelakaanPEKALONGAN- Dari tujuh daerah yang ada di wilayah Karesidenan Pekalongan, 25 lokasi merupakan tempat yang dinyatakan rawan kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Lokasi tersebut antara lain di Kabupaten Batang (3 lokasi), Kota Pekalongan (3 lokasi), Kabupaten Pekalongan (2 lokasi), Kabupaten Pe-malang (5 lokasi), Kabupaten Tegal (3 lokasi), Kota Tegal (2 lokasi), dan Kabupaten Brebes (7 lokasi). Melihat kondisi di sejumlah tempat tersebut, para pengguna jalan yang melintas di jalur itu agar selalu waspada, sehingga terhindar dari kecelakaan. Menurut keterangan Kapolwil Pekalongan Kombes Drs H Manahan Daulay melalui Kasubaglantas Kompol Untung Widiyatmoko SIK, pengamatan terhadap sejumlah lokasi tersebut dilakukan mengingat lebaran akan tiba. Pada saat itu diperkirakan di sepanjang jalur pantura akan dipenuhi pengendara roda dua dan empat yang ingin mudik ke daerah asal. Selanjutnya dia menjelaskan, lokasi rawan lakalantas tersebut akibat adanya beberapa hal. Antara lain karena kurangnya fasilitas yang ada di jalan raya dan kondisi arus lalu lintas di jalur tersebut. ''Contohnya di Brebes penerangan jalan di jalur itu tergolong minim dan bahu jalan tidak rata, sehingga dapat membahayakan.'' kata dia Daerah lain yang memi- liki tingkat kerawanan kecelakaan di jalan raya adalah di Pemalang. Kondisi jalan sempit dan bahu jalan tidak rata. Disamping itu, kata dia, arus kendaraan di jalur tersebut selalu padat pada saat-saat tertentu. Kemudian masih kurangnya rambu-rambu lalu lintas di sejumlah lokasi jalan raya yang dianggap daerah rawan lakalantas. Turjagwali Lebih jauh Untung menjelaskan, melihat banyaknya daerah rawan kecelakaan di wilayah kerjanya, antisipasi yang dilakukan Polwil Pekalongan yaitu dengan melakukan pengaturan, penjagaan dan pengawasan lalu lintas atau istilah polisi menyebutkan Turjagwali. Seluruh jajaran yang ada di kepolisian wilayah Karesidenan Pekalongan akan berjaga dan mengawasi arus lalu lintas di wilayahnya masing-masing. Antisipasi lain yang dikerjakan polisi menjelang lebaran yakni dengan melakukan rekayasa lalu lintas. Langkah ini akan dilakukan apabila arus kendaraan diketahui sangat padat. (H4-19) |