logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 16 September 2006 OLAHRAGA
Line

Tak Ada Lagi Riquelme

BUENOS AIRES- Baru saja mendapat kepercayaan memakai ban kapten, playmaker Argentina Juan Roman Riquelme sudah memutuskan untuk pensiun dari tim nasional. Padahal, usianya masih 28 tahun, sebuah masa peak performance bagi seorang atlet. Tetapi rasa cintanya yang besar pada sang ibu, membuat Riquelme tak memiliki pilihan lain. Gelandang elegan yang banyak dipuji sekaligus dicela itu mengatakan, keputusan tersebut diambilnya karena sang ibu yang sakit-sakitan.

"Sejak Piala Dunia, ibu saya telah dua kali masuk rumah sakit. Tanggung jawab saya adalah untuk menjaganya," kata Riquelme. "Ini keputusan yang tidak sulit untuk dibuat. Keluarga lebih penting dibandingkan sepakbola."

Riquelme diangkat oleh pelatih baru Argentina, Alfio Basile, sebagai kapten timnas menggantikan Javier Saviola pada pertandingan persahabatan di London melawan Brasil, awal September lalu. Ketika itu, timnya kalah 0-3.

"Saya sedih tidak bisa lagi mengenakan seragam Argentina. Tetapi kesehatan ibu saya adalah hal utama," sambung Riquelme. Dia mengaku khawatir kritik terhadap performanya di timnas akan memperburuk kesehatan sang ibu.

"Ia sudah cukup sakit dan saya tidak ingin membuatnya lebih menderita. Ibu saya adalah ibu saya, dan saya tidak bisa membandingkannya dengan seragam Argentina atau hal lainnya," jelasnya. Riquelme, yang bermain di klub Spanyol Villareal, telah 37 kali membela timnas dalam sembilan tahun terakhir.(rtr,F3-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA