| Sabtu, 16 September 2006 | NASIONAL |
''Jangan Sampai Jadi PANU''TEMANGGUNG - Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir (SB) meminta para pengurus dan kader partainya untuk bekerja keras sesuai dengan cara masing-masing. Hal itu selain agar perolehan suara PAN pada Pemilu 2008 meningkat, juga agar PAN tidak menjadi partai yang tidak lolos jumlah minimal suara dalam pemilu (electoral threshold). ''Jangan sampai nama PAN berubah menjadi PANU atau Partai Amanah Nasional Utama gara-gara perolehan suara kita kurang dari batas electoral threshold,'' kata Soetrisno Bachir, ketika memberikan sambutan dalam Pelantikan Pengurus dan Peresmian Rumah Kantor DPD PAN Temanggung Periode 2006-2011, di Jl Gatot Subroto, Kebonsari, Temanggung, Kamis (14/9) malam. Dia mengatakan hal itu karena berdasarkan ketentuan, partai yang tidak memenuhi electoral threshold apabila akan mengikuti pemilu berikutnya harus menjadi partai baru. Pada umumnya, partai-partai itu hanya menambah beberapa kata di belakang nama sebelumnya. Di Kudus juga saat pelantikan pengurus partai, Bachir menyoroti pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kala. "Sebetulnya secara politis SBY bisa dikatakan berhasil, namun secara ekonomis justru gagal," ujarnya. Dia menilai tim ekonomi SBY masih lemah terutama dalam menggerakkan unsur riil. "Berdasarkan hal itu, saya mengusulkan agar Presiden mengkaji ulang atau bisa disebut me-reshuffle kabinetnya yang berada di bidang ekonomi," jelasnya. (H24,dit-60n) |