logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 16 September 2006 KEDU & DIY
Line

Disediakan Hampir Rp 290 M untuk Sarana Pendidikan

PURWOREJO - Pemerintah menyediakan dana bantuan untuk merenovasi gedung sekolah TK sampai perguruan tinggi di Jateng dan DIY yang rusak akibat gempa tektonik 27 Mei. Dana yang disediakan untuk TK-SLTA Rp 229,27 miliar sedangkan untuk perguruan tinggi Rp 60 miliar.

Anggota Komisi X DPR RI HM Daromi Irdjas SH menginformasikan hal itu, Jumat kemarin. Menurut catatan dia, bangunan TK-SLTA di wilayah DIY yang rusak akibat gempa 1.953 buah. Dana yang dibutuhkan untuk memperbaiki Rp 636,565 miliar. Namun, dana yang disediakan pemerintah Rp 101,202 miliar. Dengan demikian, kekurangan dananya sekitar Rp 535 miliar.

Sementara itu, gedung sekolah di wilayah Jateng yang rusak 2.615 buah. Untuk memperbaikinya diperkirakan butuh dana Rp 878,466 miliar. Namun, dana yang disediakan Pemerintah Pusat baru Rp 128,068 miliar. Jadi, kekurangan dananya Rp 750.398 miliar.

Segera Dilaksanakan

Dengan telah disediakannya dana dari pemerintah, dia berharap, perbaikan sekolah bisa segera dilaksanakan. Sebab, bila bangunan sekolah tidak segera diperbaiki maka akan mengganggu proses pembelajaran. Karena itu, perbaikan bangunan sekolah yang rusak tidak bisa ditunda sampai berlarut-larut.

Dia menyebutkan, plafon bantuan untuk UGM Rp 16 miliar, ISI Rp 11 miliar, Universitas Akhmad Dahlan Rp 4 miliar, Universitas Atmajaya Rp 2,3 miliar, STPMD Rp 2,7 miliar, STTKD Rp 2,5 miliar, IKIP PGRI Rp 2 miliar, dan ATS-AKK Rp 1,2 miliar.

Perguruan tinggi lainnya dibantu sesuai dengan tingkat kerusakannya. Dia mengatakan, karena dana yang disediakan untuk itu masuk dalam APBN perubahan (APBNP), dianjurkan pihak terkait untuk segera mengurus pencairannya. Sebab, jika sampai akhir Desember belum dicairkan dikhawatirkan dana itu akan hangus. (yon-39j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA