logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 16 September 2006 EKONOMI
Line

Konsumen Elpiji Dinilai Kurang Jeli

SEMARANG-Bahan bakar gas elpiji telah menjadi penunjang kehidupan masyarakat. Sayangnya keberadaannya yang penting, tidak selalu sejalan dengan tingkat kejelian masyarakat yang menggunakannya. Akibatnya, banyak distributor diuntungkan, karena isi dalam tabung belum tentu sesuai dengan yang tertulis di badan tabung gas tersebut.

"Pembeli biasanya sudah percaya bahwa isi tabung gas yang mereka beli sama beratnya dengan yang tertulis di tabung. Padahal bisa saja isi tabung tidak sesuai dengan yang tertera," kata Kepala Balai Metrologi Wilayah Semarang, Saeful Falah SE, Jumat (15/9).

Menurut dia, konsumen baru menyadari kalau isi tabung gas elpiji yang mereka beli lebih cepat habis, padahal penggunaannya masih dalam tahap wajar. "Sudah tentu ini sangat merugikan konsumen," ujarnya.

Karenanya, untuk menghindari kecurangan yang merugikan masyarakat, Saeful mengimbau semua pihak terkait dengan transaksi bahan bakar gas elpiji supaya mematuhi aturan. Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 2 tahun 1981 tentang Metrologi Legal.

Dia menyarankan supaya konsumen tidak dirugikan, sebelum membeli tabung gas dapat memperhatikan beberapa hal. Di antaranya, memilih tabung dalam kondisi baik. Maksudnya, segel tidak terbuka maupun rusak, dan jangan menerima tabung yang tidak bersegel. "Bila terdapat isi tabung gas sebelum digunakan tidak sesuai beratnya, konsumen dapat menukar tabung yang sesuai dengan netto-nya," kata dia.

Saeful mengemukakan saat ini kebutuhan masyarakat terhadap gas elpiji tidak berbeda dengan kebutuhan bahan bakar lain, seperti premium dan minyak tanah. Menurut dia, tidak tersedianya gas elpiji dalam sehari atau terlambatnya pasokan dari distributor bisa berdampak pada kehidupan dan perekonomian rakyat. "Seiring kemajuan roda perekonomian, penggunaan elpiji bertambah meluas mulai dari pelosok desa hingga ke industri," katanya.

Dia mengimbau bila ada kecurangan dapat menghubungi kantor Metrologi terdekat. "Bila masyarakat merasa dirugikan oleh distributor atau agen penjual gas elpiji, saya harapkan segera menghubungi kantor kami yang ada di jalan Imam Bonjol," tandasnya. (ric-33)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA