logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 12 September 2006 SALA
Line

Tinggal Seorang yang Dirawat

  • Kasus Keracunan Nasi Bancakan

KARANGANYAR-Kecuali Suwarno (55) seluruh pasien keracunan nasi bancakan yang dirawat di RSUD Kartini Jengglong sudah diperbolehkan pulang, kemarin. ''Mereka sudah sehat dan tidak perlu rawat jalan. Untuk jaga-jaga kami memberi obat untuk tiga hari,'' kata dokter Achmad Basuki.

Sebagaimana diberitakan 22 warga Dusun Banaran, Desa Pojok, Kecamatan Mojogedang keracunan. Racun diduga berasal dari nasi dan lauk berupa bothok serta gudhangan. Nasi bancakan tersebut berasal dari tetangga mereka yang punya hajat selapanan atau selamatan 35 hari kelahiran bayinya.

Lima warga Jungke, Kecamatan Karanganyar Kota yang menerima bancakan juga keracunan. Ke-27 orang itu dirawat di RSUD Kartini Jengglong sejak Sabtu malam.

Pjs Direktur RSUD Kartini dokter G Mariyadi mengemukakan pihaknya membebaskan seluruh biaya pengobatan dan perawatan pasien keracunan itu.

Bupati, lanjut dia, menyarankan agar kasus keracunan itu dimasukkan dalam kategori kejadian luar biasa (KLB) sehingga pasien bisa dibebaskan dari biaya pengobatan.

Menurut dia, hampir seluruh pasien keracunan tergolong tidak mampu dan mempunyai kartu asuransi kesehatan keluarga miskin (askeskin). Mereka dirawat di bangsal kelas tiga.

Sementara itu Ny Dalinem yang punya hajat selapanan tidak menduga kalau nasi bancakan berikut lauknya yang dibagikan kepada tetangga dan saudaranya akan berakibat fatal. (G8-27)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA