logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 12 September 2006 OLAHRAGA
Line

Liverpool Benahi Pertahanan

LONDON- Kalah 0-3 dari Everton dalam derby Merseyside, Sabtu (9/9) lalu, membuka mata arsitek Liverpool, Rafa Benitez bahwa lini belakang timnya masih gagap dalam menjalankan tugas. Karena itu, dia bertekad membenahinya sebelum pertandingan babak grup melawan PSV Eindhoven.

Di kandang Everton itu, The Reds menjadi pecundang. Dua gol pertama yang menerobos gawang Pepe Reina mutlak akibat kelengahan para pemain bertahannya, sedangkan yang terakhir karena blunder sang kiper.

Menjelang partai pertama Liga Champions Grup C melawan tuan rumah PSV Eindhoven, Rabu (13/9) nanti, Benitez menaruh perhatian tinggi pada sektor tersebut.

"Kami kebobolan tiga gol, dan itu berarti ada tiga kesalahan saat melawan Everton," ujarnya. "Kami harus memperbaiki pertahanan. Musim lalu kami mengatasinya dengan sempurna dan kami perlu memulainya lagi." Mengenai blunder yang dilakukan Reina, pelatih asal Spanyol itu tidak memandangnya sebagai kesalahan tak termaafkan.

Reina tidak lengket menangkap tembakan Lee Carsley sehingga bola terus meluncur ke gawang. Di bawah mistar dia sebenarnya sudah berusaha mengambil bola, namun upayanya dengan mudah digagalkan Andrew Johnson.

Riise Cedera

"Saya menaruh kepercayaan tinggi kepada Pepe setelah musim lalu 33 kali tak kebobolan," tegas Benitez. "Kita tak perlu membahas ini terlalu banyak karena kita tahu dia kiper yang hebat."

Liverpool berangkat ke Phillipstadium tanpa John Arne Riise yang cedera engkel di Goodison Park. Diperkirakan, bek sayap kiri Norwegia itu harus beristirahat 10-15 hari. Untuk melapis lini belakangnya Benitez akan membawa Daniel Agger dan Gabriel Paletta. PSV saat ini dilatih Ronald Koeman. Musim lalu, Koeman menukangi Benfica yang menyingkirkan Liverpool di babak 16 besar.

Kedua tim ini belum pernah bertemu dalam kompetisi. Ada catatan menarik, yang tentu akan membuat Liverpool senang, yakni fakta bahwa PSV belum pernah menang dalam empat partai kandang terakhir mereka melawan klub-klub asal Inggris.

PSV baru sekali kalah dalam 16 pertandingan terakhirnya di Eropa. Mereka 12 kali menang, sembilan kali tidak kebobolan.

Sejak kalah 1-5 dari Ajax Amsterdam di Piala Eropa 1966/1967, Liverpool belum pernah lagi ditundukkan oleh klub Belanda.

Steven Gerrard dkk menang tiga kali dan imbang dua kali dalam lima pertandingan setelahnya. Liverpool baru sekali kalah dalam 11 partai tandang terakhirnya di Eropa.

Kedua tim bisa memainkan semua pemain intinya, kecuali Liverpool yang tanpa Arne Riise. Tak ada satupun pemain dari kedua pesaing itu yang tengah menjalani hukuman. (rtr,F3-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA