| Selasa, 12 September 2006 | EKONOMI |
Astra Agro Terus EkspansiJAKARTA-Sejalan dengan membaiknya prospek bisnis minyak minyak goreng dan minyak kelapa sawit PT Astra Agro Lestari Tbk, anak perusahaan PT Astra International Tbk, tahun ini segera menambah modal Rp 550 miliar - Rp 600 miliar untuk membangun dua pabrik baru dan memperluas areal perkebunannya. Dua pabrik akan dibangun di Kalimantan Timur dan Riau. Direktur Keuangan Astra Agro Lestari, Juliani Eliza Syaftari, mengatakan satu pabrik membutuhkan biaya sekitar 7 juta dolar AS (Rp 65 miliar). ''Kami berharap dapat membangun tiga pabrik tahun ini, tetapi yang jelas baru dua pabrik,'' ujarnya dalam lokakarya wartawan pasar modal di Jakarta, akhir pekan lalu. Pabrik tersebut berkapasitas 90 ton tandan buah segar (TBS) per jam dan diharapkan bisa beroperasi optimal pada 2007 mendatang. Peningkatan kapasitas produksi di sektor hulu itu diharapkan dapat meningkatkan produksi minyak mentah sawit (crude palm oil/ CPO) sebesar 13% atau sebanyak 965.000 ton pada tahun ini. Di sisi lain, perseroan juga menargetkan pembukaan lahan baru sebanyak 15.000 ha sepanjang tahun ini. Lahan baru yang berhasil dibuka per Agustus telah mencapai 10.800 hektare. Pembukaan lahan perkebunan tersebut menyedot dana hingga Rp 71,4 miliar atau naik 124,7% dibandingkan tahun lalu. Tahun ini, Astra Agro memproyeksikan pengembangan areal perkebunan dengan dana senilai Rp 215 miliar. Selain itu, mereka akan meningkatkan pabrik penggilingannya dengan dana Rp 235 miliar. Sebesar Rp 150 miliar lainnya akan digunakan untuk membangun infrastruktur jalan, perumahan, dan jembatan. ''Kebutuhan dana itu akan dipenuhi melalui kas internal,'' ujar Juliani. (wa-59) |