| Selasa, 12 September 2006 | EKONOMI |
PT Solo Raya Promosi Segera DiluncurkanSOLO -PT Solo Raya Promosi yang akan menangani promosi investasi di wilayah Subosukawonosraten siap diluncurkan. Rencananya akhir bulan ini akan dilakukan rapat umum pemegang saham (RUPS) untuk menentukan rencana bisnis yang akan digarap perusahaan yang sahamnya dimiliki tujuh pemerintah kabupaten/kota se Surakarta itu dan Asmindo Komda Surakarta. ''Saat ini proses pendaftaran sebagai badan hukum sudah dalam tahap akhir. Identifikasi nama sudah selesai dan tidak ada nama kembar, sehingga langsung disetujui. Tinggal persetujuan dari Menteri Kehakiman dan HAM yang diprediksi akan turun dalam minggu-minggu ini,'' kata Bima Setiadi, Direktur perusahaan tersebut, kemarin. Bima terpilih sebagai direktur melalui serangkaian seleksi yang dilakukan oleh para pemegang saham. Dia menyisihkan lebih dari 200 pelamar yang diseleksi oleh GTZ (lembaga konsultan pengembangan ekonomi kewilayahan Jerman), dan pakar ekonomi di Solo. Iklim Usaha Dia mengatakan, perusahaan itu nantinya akan menempatkan diri sebagai fasilitator untuk meningkatkan daya saing, daya tarik untuk meningkatkan pengembangan ekonomi regional, dengan memperkuat manajemen regional dan daya saing usaha yang kompetitif. ''Jadi tugas utamanya menciptakan iklim usaha yang kondusif, memberdayakan potensi, sumber daya yang ada, memperkuat huungan antarkabupaten/kota, dan menciptakan pasar bagi berbagai produk wilayah.'' Pihaknya akan merangkul seluruh potensi yang ada, mulai universitas, Bappeda, konsultan ekonomi, memanfaatkan pusat pelatihan kejuruan yang sudah ada di Solo seperti SCTC (Solo Competence and Technology Center), dan berbagai organisasi bisnis lainnya. Untuk menunjang iklim usaha, perusahaan akan memfasilitasi pelaksanaan one stop service tingkat regional, mengembangkan jejaring bisnis atau usaha dan hubungan dengan/antarinvestor. Beberapa peserta yang berasal dari pemerintah Subosukawonosraten sempat melontarkan usulan, perlunya mengintensifkan sisi turisme. Sektor itu dinilai paling prospektif bagi upaya pengembangan wilayah dan memperkuat hubungan antarkabupaten/kota. ''Kami siap saja, namun demikian seluruh rencana bisnis harus sepersetujuan pemegang saham. Karena itulah RUPS nanti akan menjadi forum tertinggi untuk membahas seluruh rencana bisnis tersebut. Termasuk usulan untuk pengembangan pariwisata. Kami juga sudah menyiapkan pengembangan bisnis di bidang itu,'' kata Bima.(an-59) |