logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 12 September 2006 BUDAYA
Line

"Opera Zaman" Diluncurkan

SEKELOMPOK orang duduk di bawah dua beringin kembar di Alun-alun Kidul, Keraton Yogyakarta, Sabtu (9/9). Sembari menyeruput bajigur, awak Komunitas Merapi itu menggelar syukuran dan peluncuran buku Opera Zaman.

Itulah kumpulan cerpen yang berkisah tentang petualangan hidup. Mereka mendedikasikan semua hasil penjualan buku itu untuk taman bacaan masyarakat.

Acara itu dihadiri pula oleh para penulis, seniman, akademisi, dan pegiat taman bacaan. Selain dari Yogya, mereka datang dari Malang, Semarang, Pekalongan, Kudus, Jombang, dan Palembang.

Di antara mereka terselip Junko Sato, mahasiswi S3 Departemen Antropologi Budaya Universitas Tokyo. Kini, dia sedang meneliti buruh dan perajin batik tulis di Yogyakarta dan Bantul. "Saya sangat mendukung kawan-kawan di Indonesia yang mau menerbitkan buku untuk amal ini," ujarnya dengan bahasa Indonesia yang belum fasih.

Gendhotwukir dari Komunitas Merapi mengucap syukur atas penerbitan kumpulan cerpen itu. "Ini kerja keras yang melelahkan sekaligus membanggakan."

Elissiti J dari Penerbit Grafindo Litera Media, Yogyakarta, menyatakan sangat terkesan dengan Opera Zaman. "Saat membuka Opera Zaman, kita akan menemukan warna-warni kehidupan dengan permasalahan dan pengalaman yang jamak. Mulai dari pendidikan, sosial, kekerasan, sampai kasih sayang," ujarnya.

"Membaca buku ini, kita diajak menyelami apa saja yang terekam dalam kekerasan kehidupan," imbuh dia. Buku itu diterbitkan oleh Komunitas Merapi, Grafindo Litera Media, dan Komunitas Terminal Tiga Interminable. (Rosidi-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA