logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 04 September 2006 SALA
Line

Hadiah Lukisan dari Pasien

TUGAS tim medis Kuba di Indonesia telah selesai. Rumah Sakit (RS) Lapangan Kuba di Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan dan di Desa Kragilan, Kecamatan Gantiwarno, Klaten telah ditutup. Tapi kemarin ada keramaian di depan RS Kuba Prambanan, yakni sebuah acara perpisahan sederhana.

Ada seperangkat alat musik dan sederet kursi yang ditata rapi. Tampak, anggota tim medis Kuba yang masih mengenakan seragam hijaunya dan para relawan bernyanyi. Beberapa orang memainkan alat musik, ada yang menyanyi dan ada yang berdansa. Suasananya sangat hangat dan bersahabat.

Sesaat kemudian, para tamu datang. Suasana menjadi sedikit formal. Bupati Klaten Sunarna SE maju menyanyikan ''Unchained Melody''. Tepukan meriah terdengar disertai lambaikan bendera Kuba dan Indonesia ketika dia sukses melalui nada tinggi.

Dalam kesempatan itu, Dubes Kuba untuk Indonesia Jorge Leon menyatakan senang karena telah diterima dengan baik selama bertugas di Klaten. Namun, dia juga menyatakan kesedihannya harus berpisah dengan warga sekitar.

''Kami sedih karena harus kehilangan keramahtamahan masyarakat Indonesia. Walau kembali ke Kuba, tapi akan terpatri kenangan manis selama berada di sini,'' katanya.

Sebenarnya warga belum rela melepas kepergian tim medis itu. Mereka pernah mengadu ke DPRD Klaten. Kades Kemudo Hariyadi pemilik tanah untuk lokasi RS pun bersedia jika tanahnya dipakai lebih lama tanpa menyewa. Tapi kebijakan pemerintah cuma mengizinkan tim Kuba bertugas selama tiga bulan.

Sejak 26 Agustus, tim sudah tak menerima operasi, dan sejak 30 Agustus tak menerima pasien kontrol. Walau demikian, warga sekitar yang datang minta tolong tetap dilayani, hingga 2 September.

Dalam kesempatan itu, warga menyerahkan kenang-kenangan berupa keris dari kuningan kepada Jorge Leon. Tak hanya itu, salah satu pasien yang pernah dioperasi para dokter Kuba, menyerahkan kenang-kenang tersendiri.

Pelukis S Pengging yang datang bersama Ketua Kelompok Perupa ALIM Klaten, Hardjija dan beberapa temannya menyerahkan lukisan ''Bung Karno''. Lukisan yang diterima Jorge Leon itu sebagai ucapan terima kasih atas pelayanan RS Kuba kepada warga Klaten.

''Saya pernah operasi uci-uci di paha, istri saya juga operasi uci-uci di punggung. Lukisan ini adalah ungkapan terima kasih, karena selain keluarga saya, banyak warga yang sudah dibantu berobat gratis,'' kata Pengging.

Dalam kesempatan itu, tim Kuba dihibur musik campursari, dangdut, dan keroncong. Mereka bernyanyi bersama dalam keakraban. Bendera Kuba masih berkibar di samping bendera Merah Putih, seolah menjadi lambang kebersamaan Kuba-Indonesia. (Merawati Sunantri-50)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA