| Senin, 04 September 2006 | OLAHRAGA |
Duet Crouch-Defoe Dipuji McClarenMANCHESTER - Pelatih baru Inggris Steve McClaren yakin momentum ada di timnya, setelah membungkam tamunya, Andorra, 5-0 pada laga pertama babak kualifikasi Euro 2008 Grup E di Stadion Old Trafford, Manchester, Minggu dini hari WIB kemarin. Hasil manis itu menyusul kemenangan 4-0 atas Yunani dalam pertandingan persahabatan. McClaren, yang mengambil alih tugas Sven-Goran Eriksson seusai Piala Dunia 2006, menyatakan puas atas penampilan John Terry cs. The Three Lions selanjutnya dijamu Makedonia, Rabu lusa. "Saya puas atas hasil dua pertandingan pertama, karena kami telah membangun momentum baru, yakni semangat,'' ujar mantan manajer Middlesbrough itu. Dia lalu menambahkan, "Timbul semangat bagus dan kepercayaan diri. Kami telah mendapatkan itu. Kami punya tugas dan sukses melakukannya.'' McClaren juga bangga dengan prestasi mencetak sembilan gol dalam dua partai dan tanpa kebobolan. Sebelas pemain yang tampil di lapangan dinilainya telah menjalankan tugas dengan sempurna. Bekas tangan kanan Sir Alex Ferguson ini secara khusus memuji duet striker Peter Crouch dan Jermain Defoe. Keduanya dikedepankan untuk menggantikan Michael Owen dan Wayne Rooney yang absen. Kini, Crouch sudah mencetak 10 gol dalam sembilan pertandingan terakhirnya bersama Inggris. Sebuah penampilan impresif buat pemain asal Liverpool itu. "Crouch fenomenal, rekornya sulit dipercaya," tegasnya. Gerrard dan Downing McClaren juga memuji aksi dua pemain sayapnya, Stewart Downing di kiri dan Steven Gerrard di kanan. Umpan-umpan silang dua winger itu memang memudahkan duet Crouch-Defoe untuk membobol gawang Andorra. "Ketika para striker tampil seperti itu, akan mudah mencetak gol. Semua berjalan mulus sejauh ini dan kami berharap bisa menang lagi atas Makedonia,'' paparnya. Tanpa memanggil David Beckham, McClaren menempatkan Gerrard sebagai sayap kanan. Kapten Liverpool ini tampil paling dominan di lapangan. Gelandang sentral yang diisi Owen Hargreaves dan Frank Lampard juga bermain hampir tanpa cacat. Di barisan pertahanan, kuartet Ashley Cole, John Terry, Wes Brown dan Phil Neville tak pernah mendapat ancaman serius selama dua kali 45 menit. (rtr,A7-31) |