logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 04 September 2006 SEMARANG
Line

DPKD Optimistis Target PAD Rp 43 M Tercapai

KENDAL - Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) Pemkab Kendal optimistis Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2006 yang ditargetkan Rp 43,084 miliar, bakal tercapai. Pasalnya, realisasi PAD yang masuk hingga akhir Juli lalu telah mencapai Rp 32,480 miliar atau 75,39%.

''Kekurangan setoran PAD Rp 10,735 miliar hampir dipastikan akan tertutup pada akhir tahun nanti. Rata-rata pemasukan PAD yang diterima setiap bulan pada Januari-Juli Rp 4,573 miliar. Terhitung mulai awal Agustus, masih ada waktu lima bulan untuk menutup kekurangan itu,'' ungkap Kepala DPKD Alex Supriyono SH MM di kantornya, kemarin.

Lebih lanjut dia menjelaskan, target PAD 2006 itu lebih tinggi daripada tahun sebelumnya Rp 40,4 miliar. ''Pada 2005 realisasi PAD tercapai Rp 38,5 miliar atau lebih rendah Rp 1,9 miliar dari target yang telah ditetapkan.''

Sejumlah sektor yang diandalkan Pemkab untuk menutup kekurangan PAD 2006 antara lain pajak penerangan jalan (PPJ), pajak reklame, dan jasa giro berupa bunga simpanan kas daerah di bank.

''PPJ yang ditargetkan Rp 7,75 miliar, hingga awal Juli terealisasi Rp 9,6 miliar. Demikian pula dengan reklame yang ditargetkan Rp 170 juta, realisasinya Rp 478 juta lebih.''

DAU

Sektor-sektor andalan pemasukan PAD, hampir dipastikan akan terus bertambah hingga akhir tahun nanti. ''Termasuk sektor jasa giro di bank, karena kas daerah juga akan terus bertambah. Penambahan kas daerah itu disebabkan oleh aliran bantuan dana alokasi khusus (DAK) dan dana alokasi umum (DAU) dari Pemerintah Pusat.

Dua jenis bantuan itu, lanjut dia, mulai 2006 masuk ke kas daerah untuk kemudian disalurkan ke instansi-instansi yang membutuhkan melalui mekanisme yang berlaku.

''Meski demikian, pemasukan PAD diperkirakan akan menurun pada awal-awal bulan Puasa. Sebab transaksi kegiatan ekonomi, misal di pasar -pasar tradisional berkurang. Namun hal itu akan kembali normal dan cenderung meningkat memasuki pertengahan hingga akhir bulan Puasa.''

Mantan Kasubdin Penelitian dan Pengembangan Dinas Pengelolaan Pasar itu berharap kepada instansi-instansi penyetor PAD di Pemkab untuk lebih mengintensifkan pemungutan. ''Sejumlah instansi diketahui masih jauh dalam pencapaian target PAD. Padahal waktu yang tersisa relatif singkat. Jika sudah ada pendapatan yang masuk, hendaknya segera disetorkan ke kas daerah.'' (G15-16m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA