| Selasa, 29 Agustus 2006 | SEMARANG |
jajah desa milangkoriPetani Minta Lumpur Dumpil DikerukGROBOGAN - Beberapa petani di Ngaringan Grobogan mendesak pemerintah melalui Pemkab supaya memperhatikan kelestarian Bendung Dumpil di daerah itu. Sampai sekarang upaya mengeruk lumpur dari lokasi genangan tersebut belum dilakukan. Pasalnya, anggaran untuk itu belum dialokasikan. Padahal, pendangkalan makin tahun semakin memprihatinkan. Warjo (40), petani Ngaringan mengatakan, seharusnya Jratunseluna, Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) Jateng, dan pihak terkait tanggap terhadap keberadaan bendung tersebut. Kalau dibiarkan seperti itu, dipastikan saluran irigasi teknis yang sudah terbangun dari Ngaringan sampai Brati tak berfungsi sama sekali. (A23-37) Urus Sertifikat Jangan lewat Calo GROBOGAN - Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Grobogan H Purwoto mengatakan, 1 September nanti pihaknya diminta panitia Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke Desa Guyangan, Kecamatan Godong, untuk memberikan penyuluhan tentang penyertifikatan tanah dan prosedurnya. Hal itu dilakukan karena masih banyak masyarakat di desa-desa yang belum mengetahui mekanisme dalam menyertifikatkan tanah. Mereka lebih banyak menjadi korban calo. Bahkan, tidak sedikit yang harus membayar mahal, karena memercayakan pengurusan kepada calo. Padahal, kalau diurus sendiri prosedurnya mudah dan biayanya lebih murah. (A23-37) Pembekalan Anggota Bakohumas GROBOGAN - Humas Pemkab Grobogan, Selasa (29/8), akan menyelenggarakan pembekalan kehumasan bagi anggota badan koordinasi kehumasan (Bakohumas) untuk jajaran Pemkab di Gedung Riptaloka Setda. Rencananya Wartawan Suara Merdeka HA Syamsul Huda akan menyampaikan materi tentang Undang-undang Pers dan Kode Etik Wartawan Indonesia. Kabag Humas Pemkab Grobogan Adi Djatmiko mengatakan, pembekalan itu diadakan dalam rangka menyamakan persepsi dan meningkatkan pengetahuan di bidang kehumasan bagi para anggota Bakohumas. (A23-37) Dialog Interaktif Bangun Praja DEMAK- Bupati Demak Drs H Tafta Zani MM direncanakan menjadi narasumber Dialog Interaktif Bangun Praja yang disiarkan langsung TV Cakra, Selasa (29/8) pukul 20.35. Topik bahasan ''Satu Atap Meningkatkan Pelayanan Masyarakat'' itu, melibatkan pemirsa melalui telepon (024) 8505277. (H1-37) |