| Selasa, 29 Agustus 2006 | INTERNASIONAL |
Lepas Landas dari Landasan yang Salah
LEXINGTON - Jet regional CRJ-100 yang mengalami kecelakaan di Kentucky pada Minggu lalu, ternyata menggunakan landasan pacu yang lebih pendek. Pesawat Comair Flight 5191 itu gagal lepas landas, jatuh di ladang, dan terbakar, sehingga menewaskan 49 orang dan hanya satu orang yang selamat, yaitu kopilot. Tim investigasi federal menyatakan korban terluka kini kondisinya kritis. Anggota Badan Keselamatan Transportasi Nasional, Debbie Hersman, mengatakan data penerbangan awal dari perekam kotak hitam Comair Flight 5191 dan kerusakan di tempat kejadian menunjukkan bahwa pesawat tersebut lepas landas dari landasan pacu terpendek di Bandara Blue Grass, Lexington, Kentucky. Landasan sepanjang 3.500 kaki itu, yang kurang penerangan dan hanya separo dari panjang landasan utama bandara tersebut, hanya dimaksudkan untuk lepas landas pada siang hari dan bukan bagi pesawat-pesawat komersial. Jet bermesin ganda CRJ-100 membutuhkan lahan sepanjang 5.000 kaki untuk memulai lepas landas, kata pakar penerbangan. Belum jelas bagaimana pesawat yang membawa 47 penumpang dan tiga awak itu lepas landas dari landasan yang lebih pendek dalam kegelapan dini hari. Pada Minggu itu hujan turun rintik-rintik, dan landasan tersebut letaknya melengkung seperti huruf V dari landasan utama, yang baru dipaving pekan lalu. ''Kami akan memeriksa semua data yang ada, baik tentang bobot maupun kecepatannya,'' kata Hersman. Terbakar Pesawat dengan tujuan Atlanta itu menabrak pagar batas pinggir dan jatuh di satu lahan kurang dari satu mil dari ujung landasan pada pukul 06.07 waktu setempat. Gambar lokasi kecelakaan di perbukitan di Kentucky menunjukkan pohon-pohon bertumbangan pada ujung landasan pendek dan moncong pesawat hampir rata. Ketika tim penyelamat tiba di lokasi, pesawat tersebut dalam keadaan utuh namun terbakar. Seorang polisi terbakar tangannya saat menarik satu-satunya korban selamat dari kokpit yang patah. Kobaran api menghalangi tim menarik korban lain, di antaranya pengantin baru, seorang pria yang akan pulang bersama anaknya, dan seorang pegawai Universitas Kentucky. (ap-niek-26) |