- "Koruptainment", itulah gambaran format penayangan wajah
dan "profil" koruptor di televisi yang tengah dirancang Kejaksaan
Agung. Semangat Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh itu tentu tidak untuk membuat
"ringan" konsep penanganan perburuan para koruptor sebagai sebuah
konsep entertainment -"menokohkan" mereka yang menggerogoti
harta negara. Justru dengan istilah itu kita melihat upaya untuk menciptakan
efek jera dari dua sisi.
|
 |
- Apa yang dikemukakan Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Seminar ''Mencari
Format Baru Sistem Pilkada yang Demokratis dan Efisien'', menarik untuk
dikaji lebih lanjut. Dia menilai, proses demokrasi di Indonesia sangat
tidak efisien karena menelan biaya sangat besar hingga puluhan triliun
rupiah. Padahal, demokrasi itu sendiri bukanlah tujuan melainkan wahana
untuk mencapai tujuan utama, yakni kesejahteraan masyarakat.
|
 |
DUNIA pendidikan kita sedang berada di era dikotomi. Pembedaan
seperti yang tercermin dalam pemberian status terakreditasi vs tidak terakreditasi,
unggul vs tidak unggul, mahal vs murah, dan favorit vs tidak favorit berpotensi
menumbuhkan diskriminasi sosial yang tidak berkeadilan.
|
 |
SALAH - satu ciri dari kehidupan masyarakat religius adalah kerelaan
untuk menerima azab dan bencana sebagai cobaan dan ujian yang sedang diberikan
oleh Tuhan sebagai perwujudan kecintaan Sang Pencipta pada umatNya.
|
 |
Dulu kita punya slogan ACI (Aku Cinta Indonesia) dan BPI (Bangga Produksi
Indonesia). Saat itu gang promonya sungguh luar biasa. Medianya menyebar
mencakup apa saja termasuk dunia layar kaca. Tapi sekarang ke mana slogan
itu. Apa karena dianggap berhasil sehingga cukup sampai di sini?.
|