| Senin, 07 Agustus 2006 | SEMARANG |
JAJAH DESA milangkoriGubug-Salatiga Bergelombang LagiGROBOGAN - Jalan Gubug-Salatiga yang baru saja ditambal Dinas PU Bina Marga Jateng melalui proyek pemeliharaan 2006 Rp 1,1 miliar lebih, kemarin sudah banyak yang bergelombang. Padahal, bulan lalu kerusakan telah ditambal dengan aspal hotmix. Begitu pula yang bergelombang. Namun, karena kondisi tanah labil menyebabkan jalan cepat rusak. Hartadi, warga Kedungjati mengatakan, musim kemarau tidak saja menyebabkan warga kesulitan mendapatkan air bersih, tetapi juga menjadikan jalan ambles dan bergelombang. Sebab, tanah di dalam badan jalan itu merekah, sehingga berpengaruh besar pada lapisan dasar jalan tersebut. (A23-37) Pelatihan Penanganan Gempa Bumi GROBOGAN - Pemkab Grobogan terutama Dinas Kesbanglinmas, Dinas PU, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK), Sabtu (5/8), diundang Badan Koordinasi Lintas (Bakorlin) Wilayah 1 Pati untuk mengikuti pelatihan penanggulangan bencana gempa bumi dan tsunami di Pantai Bandengan Jepara. Latihan bersama itu melibatkan Polri, instansi terkait, dan masyarakat. Pelaksana Harian Bakorlin Wilayah 1 Pati H Saronto mengatakan, pemrakarsa pelatihan adalah Polwil Pati. Melalui pelatihan tersebut diharapkan Pemkab dan masyarakat mampu mengatasi bencana alam dalam bentuk gempa bumi, tsunami, dan lainnya. (A23-37) Tewas Tabrakkan Diri ke KA GROBOGAN - Kastami (50), warga Dusun Sambirejo RT 2 RW 5 Desa Putatnganten, Kecamatan Karangrayung, Grobogan, baru-baru ini tewas tertabrak kereta api (KA) cepat Argo Bromo di lintasan depan Stasiun Karangjati Desa Mojoagung, Karangrayung. KA dengan nomor loko CC 20328 itu dimasinisi S Wahono. Korban kali pertama ditemukan Suwali, karyawan PT KA pukul 11.35. Kondisi kepala perempuan itu hancur, lengan bahu kiri putus, dan kaki kiri patah. Dalam pemeriksaan petugas puskesmas dan polisi di tempat kejadian, diduga korban sengaja bunuh diri dengan cara menabrakkan diri ke KA Argo Bromo yang tengah lewat di lintasan tersebut. Hal ini dilakukan kemungkinan karena jengkel lantaran penyakit kejiwaannya tak kunjung sembuh. (A23-37) |