| Senin, 07 Agustus 2006 | SEMARANG |
Diteror, Tangani Kasus Percaloan CPNSNAMA Kabag Hukum Setda Suroso Kuncoro SH sudah tidak asing di lingkungan Pemkot Salatiga. Bahkan di kalangan wartawan, sosok Kuncoro yang sering disapa Ucok ini selalu menjadi rujukan jika ingin mencari informasi berkaitan dengan masalah hukum. Termasuk kasus terakhir yang menjadi pembicaraan hangat masyarakat, terkait dengan penipuan dan percaloan CPNS yang melibatkan Kasi Trantib Kecamatan Sidomukti, Drs Joko Waluyo. Ucok merupakan sosok yang selalu berbicara hati-hati dan bahkan cenderung tidak ingin berbicara jika tidak ditanya. Dalam menangani kasus bersama Tim Penegak Disiplin Pemkot, Ucok mengaku diteror orang yang tidak dikenalnya melalui telepon rumahnya. Bahkan, salah satu teror disampaikan melalui Wali Kota Salatiga lewat pesan singkat SMS, setelah dirinya mendapat informasi dari staf ajudan Wali Kota. ''Teror itu dipastikan berkaitan dengan penanganan Tim Penegak Disiplin Pemkot dalam kasus percaloan dan penipuan CPNS, dimana salah satunya saya ikut menjadi bagian dari tim tersebut,'' ungkap Kuncoro. Menurut Tim Disiplin PSSI Jateng itu, ancaman teror dikatakan oleh seorang lelaki melalui telepon rumah, yang intinya supaya Ucok hati-hati dalam bertindak. ''Peneror mengatakan supaya saya berhati-hati, karena penanganan kasus tersebut berkaitan dengan sesama PNS,'' ujar dia. Pesan singkat SMS yang disampaikan kepada Wali Kota, yakni berupaya mendiskreditkan dirinya di depan orang nomor satu di Kota Salatiga itu. Namun, hal tersebut tidak digubrisnya. ''Mungkin pesan itu juga disampaikan lewat ponsel saya. Tetapi karena ponsel saya dicuri orang, pengirim jengkel dan langsung mengirimkan kepada Wali Kota,'' ungkap pria yang disegani bawahannya itu. Merasa telah diteror, Kuncoro menyatakan akan cooling down dulu dalam menangani kasus tersebut. ''Cooling down ini bukan berarti saya takut, melainkan untuk menenangkan diri.'' Dia mengungkapakan, apa yang dilakukannya tidak memiliki tendensi apa-apa. Artinya, mereka bergerak atas surat perintah dari Wali Kota dan supaya dapat menegakkan aturan hukum. Kuncoro berharap kejadian penipuan dan percaloan CPNS tidak terulang lagi. ''Masyarakat agar tahu dan tidak menjadi korban lagi,'' imbuhnya. (Surya Yuli P-37s) |