| Senin, 07 Agustus 2006 | SEMARANG |
Relokasi Warga Jalan Terus
SEMARANG- Pemkot siap menghadapi gugatan melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang akan diajukan warga eks Cakrawala Baru. Meski demikian, mereka meragukan dukungan dari tim advokasi DPD Golkar, yang disebut-sebut oleh tokoh warga, Bambang Darmono. Sementara itu, upaya relokasi warga ke Meteseh akan terus dilakukan sampai tuntas. Demikian diungkapkan Wakil Wali Kota Mahfudz Ali, menanggapi gugatan terkait pembongkaran rumah perkampungan tersebut. Dia mengatakan, persoalan relokasi yang tengah dimediasi oleh Pemkot tidak terkait dengan gugatan yang akan dilayangkan. ''Yang disebutkan Bambang itu dari pihak mana, dia mengatasnamakan nama siapa, dan untuk warga yang mana? Pemkot dengan Golkar sudah ada titik temu tentang Cakrawala, kok sekarang disebut-sebut mau mengadvokasi,'' ujarnya kepada Suara Merdeka melalui telepon genggamnya, Sabtu lalu. Dia mengatakan, beberapa waktu lalu saat menghadiri pemakaman ibunda tokoh PWNU Jateng, Muhammad Adnan, dirinya bertemu dengan Ketua DPD Golkar, Bambang Sadono. Bahkan, Golkar sepakat dengan tempat relokasi yang ditentukan di Meteseh. Menindaklanjuti kesepakatan itu, utusan Golkar sudah meninjau lokasi. Apalagi, sejumlah elemen saat ini siap memfasilitasi relokasi. Dia menyebutkan, Badan Pertanahan Negara (BPN) yang sudah siap dengan surat-surat, developer (pengembang), dan tanah relokasi juga sudah ada. Warga belum lama ini melihat lokasi. ''Jadi, rencana itu tetap diselesaikan. Saya juga ikut mujahadah di Meteseh dan bertemu dengan Ketua REI (Sudjadi) dan Pak Djoko (Djoko Santoso) dari Bukit Kencana Jaya, yang siap membantu proses relokasi,'' paparnya. Sementara, Bambang Sadono menyatakan pihaknya menghormati keinginan warga, baik yang ingin pindah ke Meteseh maupun Mijen. Bambang mengaku belum tahu tentang advokasi yang akan diberikan partainya pada warga eks Cakrawala Baru, terkait rencana untuk menggugat Pemkot melalui jalur PTUN. ''Kami memang memberikan advokasi pada warga, tetapi bukan dalam konteks gugatan ke PTUN. Sampai saat ini belum ada pembicaraan ke arah itu.'' Golkar ingin agar masalah tersebut segera diselesaikan. Terlepas siapa yang bersalah, warga Cakrawala Baru adalah korban. Dia berharap Pemkot dapat memberikan fasilitas yang layak pada warga. (H12,H11-18s) |