| Senin, 07 Agustus 2006 | KEDU & DIY |
RSJ Magelang Menuju BLUMAGELANG - Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof Dokter Soeroyo Magelang menyiapkan perubahan status menjadi badan layanan umum (BLU) seperti RSD Kariadi Semarang dan RS Dokter Sardjito Yogyakarta. Perubahan itu diharapkan menjadikan rumah sakit lebih maju, berkembang secara mandiri, dan tidak lagi Bergantung pada pemerintah. Hal itu disampaikan Direktur RSJ Magelang dokter Djunaedi Tjakrawerdaja Sp KJ, seusai gerak jalan sehat di rumah sakit tersebut, Minggu (6/8). Menurut dia, perubahan menjadi BLU merupakan tantangan karena diberi kewenangan untuk mengelola keuangan sendiri tanpa harus menyetorkannya ke pemerintah. Sekarang pihaknya telah membuat kebijakan baru untuk mempercepat penerapan BLU. Antara lain masalah fasilitas, SDM, dan pelayanan. "Terkait dengan SDM kami menargetkan semua yang bekerja di sini harus belajar lagi. Untuk yang baru lulus SMA harus melanjutkan D-3, begitu juga lulusan D-3 harus ditingkatkan penyetaraan S-1, begitu seterusnya," katanya. Dicontohkan, Juni lalu pihaknya telah mengirim 45 perawat untuk program penyetaraan D-3 Keperawatan. Ini akan disusul 45 orang lagi pada periode selanjutnya Januari tahun depan. Selain itu, pada bulan yang sama dia juga mengirim 40 pegawai untuk mengikuti learning organization premiere (LOP) yang bertujuan untuk mengubah paradigma kerja pegawai, sedangkan untuk September mendatang dia akan mengirim pegawai untuk mengikuti tugas belajar S-1 keperawatan. Jangka Panjang Anggaran yang dikeluarkan untuk penyetaraaan pendidikan, kata dia, menjadi investasi jangka panjang. Dia menargetkan pada 2009 semua pegawai sudah berpendidikan minimal D-3. Hal yang tidak kalah penting dari penyetaraan, kata dia, adalah mengubah paradigma kerja para pegawai. Dari pola birokrasi, akan diganti dengan pola kerja intrepreneur. Terkait dengan masalah pelayanan, lanjut Djunaedi, pihak RSJ sedang mempersiapkan empat pilar pelayanan prima. Antara lain, pelayanan jiwa prima sebagai cor business, pelayanan NAPZA prima, pelayanan umum prima, dan pelayanan pendidikan dan latihan (diklat). Dijelaskan, untuk menunjang pelayanan umum prima, pihak RSJ berencana membangun Unit Gawat Darurat (UGD) terpadu dilengkapi dengan ruang rontgen, kamar operasi, bangsal perawatan untuk pasien umum dengan variasi kelas, dari kelas askes gakin sampai VVIP. "Kami berharap pada akhir tahun ini sebagian dari persiapan itu sudah terpenuhi dan pada awal tahun 2007 sudah berstatus BLU," katanya. (sho-39n) |