logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 07 Agustus 2006 KEDU & DIY
Line

Caping dari Grujugan

ADA empat desa di Kecamatan Petanahan, Kebumen, selama ini menjadi sentra industri kerajinan anyaman bambu. Namun jenis produksi rumah tangga dari keempat desa itu tidak sama, alias bermacam-macam.

Bagaikan sudah ada pembagian jenis produk, di Desa Grujugan, banyak warga membuat tudung, alias caping. Setiap hari, warga, mulai dari kakek-nenek hingga anak-anak menekuni pembuatan tutup kepala khas buat pak tani itu. Di Desa Podourip, di utara Desa Grujugan, warga membikin tenong, tempat nasi dengan seperangkat lauk dan makanan tradisional yang biasa dibagikan saat hajatan. Dan di Desa Sidomulyo, tetangga Grujugan, warga membuat tampah.

Lain lagi di Desa Kritig, sebelah timur Grujugan, warga membuat sangkar burung dari bambu. Namun dari home industry tersebut, yang paling dominan dan eksis sampai sekarang tetaplah tudung. Pemasarannya juga tergolong lancar. Caping dari Desa Grujugan ini telah menyebar hingga Jatim, Jabar, Lampung dan Sulawesi. Berikut bidikan kamera wartawan Suara Merdeka Komper Wardopo. (24)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA