SUARA MERDEKA
 
INDEKS INTERNASIONAL Senin, 31 Juli 2006

PARIS - Para pemimpin dari seluruh dunia mengutuk serangan Israel ke Desa Kafr Qana di Lebanon selatan Minggu kemarin. Liga Arab mendesak penyelidikan internasional atas serangan yang menewaskan sedikitnya 54 warga sipil itu, 23 di antaranya anak-anak. Prancis, Yordania, dan Uni Eropa menyatakan serangan itu menggarisbawahi perlunya gencatan senjata segera.

JERUSALEM - Lebanon langsung menolak rencana kunjungan Menlu Condoleezza Rice ke Beirut Minggu kemarin. Perdana Menteri Lebanon Fouad Siniora mengatakan, dia tidak bersedia berunding sebelum ada gencatan senjata terlebih dahulu. Beberapa menit setelah serangan di Kafr Qana, para pejabat Lebanon mengatakan kepada Rice bahwa Lebanon tidak bisa bertemu dia sebelum gencatan senjata diberlakukan untuk mengakhiri ofensif 10 hari Israel.

TEHERAN - Presiden Venezuela Hugo Chavez Minggu kemarin bertemu dengan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad di Teheran, untuk menyepakati kerja sama ekonomi bilateral.

GAZA - Hamas Minggu kemarin mengancam akan menggencarkan serangan, termasuk aksi bom bunuh diri, ke wilayah Israel. Ancaman itu dilontarkan setelah pesawat Israel secara brutal menggempur Desa Qana di Lebanon selatan.

KINSHASA - Rakyat Republik Demokratis Kongo berbondong-bondong memberikan suara dalam pemilihan umum Minggu kemarin. Itu merupakan pemilu bebas pertama di Kongo dalam 40 tahun terakhir.

TEHERAN - Iran Minggu kemarin menyatakan resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang program nuklir Republik Islam itu akan memperburuk krisis di Timur Tengah.

WASHINGTON - Perkembangan politik global dewasa ini makin mendorong sentimen anti-Amerika di seluruh dunia. Berbagai jajak pendapat internasional menunjukkan citra Amerika memburuk di mata dunia.

LONDON - Kebakaran besar terjadi di studio tempat pembuatan film James Bond 007 di London Minggu kemarin. ''Api sangat besar. Kami harus mengerahkan 50 petugas pemadam ke lokasi.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA