logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 31 Juli 2006 OLAHRAGA
Line

Jepara Juara Umum Kejurda Sepak Takraw

SEMARANG- Kontingen Jepara berhasil menggondol trofi juara umum Kejurda Sepak Takraw 2006 yang berakhir Minggu (30/7) petang di GOR Dolog Semarang. Secara keseluruhan Kota Ukir itu meraih dua emas, dua perak dan satu perunggu.

Dua emas Jepara diraih melalui tim putri mereka yaitu senior maupun yunior. Adapun dua perak diraih melalui yunior putra dan senior putra.

Tim yunior putri Jepara di final mengalahkan Demak 2-0 (21-6, 21-10). Sedangkan di kelompok senior, putri Jepara menjadi juara setelah mengumpulkan nilai enam disusul Kabupaten Pekalongan di posisi kedua dengan nilai empat. Di kelompok putri senior menggunakan sistem setengah kompetisi karena hanya dikuti empat regu peserta.

Kejurda kali ini hanya mempertandingkan empat nomor yaitu beregu yunior putra-putri dan beregu senior putra-putri. Jepara sebenarnya berpeluang menyapu bersih medali emas karena menempatkan tim di semua nomor final yang dipertandingkan. Sayang, di dua nomor beregu putra yunior dan senior gagal menjadi juara.

Di final yunior putra, Jepara takluk oleh Wonogiri 1-2 (6-21, 21-10, dan 17-16). Jepara yang diperkuat dua atlet Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar (PPLP) yaitu Panji dan Miftah harus mengakui keunggulan Wonogiri yang terdiri atas Aan Yulianto, Supriyanto, dan Suryono dengan perjuangan keras.

Sedangkan di nomor paling bergengsi yaitu senior putra, Jepara kembali takluk di final. Kali ini Jepara yang diperkuat atlet-atlet Pelatda Jangka Panjang (PJP) PON 2008 seperti Panji, Miftah, Muklisin, dan Hasyim harus menyerah dua set langsung oleh regu Demak 2-0 (21-15, 21-15).

Sementara Kabid Binpres Pengda PSTI Jateng Sulaiman menjelaskan, Pengda menskors lima atletnya yang telah melakukan indisipliner. Skorsing itu berupa larangan bertanding di kejurda kali ini dan menghentikan uang PJP selama enam bulan ke depan.

"Mereka telah melakukan kesalahan karena memperkuat daerah lain dalam Porda di propinsi yang bersangkutan. Jika ini dibiarkan akan berdampak pada rekan-rekan lain untuk mengikuti jejak mereka," katanya.

Atelt-atlet yang dimaksud yaitu atlet PJP yang berada di lini 3 yaitu Sutikno, Kohar, dan Makhroji yang memperkuat salah satu daerah di Jabar pada Porda Juni lalu. Dua atlet lagi yaitu Misbach dan Joko S memperkuat salah satu daerah di Kaltim.

"Kami akan membuat surat pernyataan kesetiaan kepada Jateng bagi atlet-atlet PJP. Hal ini penting untuk memagari agar atlet tidak seenaknya pindah daerah," tambah Sulaiman. (H32-28)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA