logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 31 Juli 2006 NASIONAL
Line

Sholihul dan Salam Tampil Memukau

  • Hari Kedua MTQ XXI Kendari

KENDARI - Qari dewasa putra asal Jateng, Sholihul Hadi, semalam tampil di mimbar tilawah arena utama Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXI Kendari. Penampilan pria asal Kudus itu memukau penonton, yang memadati alun-alun terbuka Kota Kendari.

Buktinya, setiap akhir ayat yang dibaca Sholihul selalu dibalas dengan sahutan "Allah" oleh masyarakat.

Sholihul merupakan qari pertama dari Jateng yang tampil pada hari kedua MTQ. Qari lainnya memperoleh giliran bermusabaqah selama empat hari ke depan, mulai hari ini (31/7) hingga Kamis (4/8) mendatang.

"Kalau melihat penampilan Sholihul Hadi, insya Allah, kami optimistis mendapatkan nilai maksimal," tutur pelatih tilawah Kafilah Jateng, H Muhammadun Zain.

Berdasarkan catatan, Sholihul pernah menjadi juara II Seleksi Tilawatil Quran (STQ) di Gorontalo pada 2005 lalu.

Dia merupakan qari dewasa terbaik yang dimiliki Jateng saat ini, dibuktikan dengan gelar juara I MTQ Tingkat Jateng di Cilacap, beberapa waktu lalu.

Selain Sholihul, Kafilah Jateng yang tampil di hari kedua kemarin, M Abdullah Salam, di cabang hafalan (tahfiz) 20 juz putra, Khusnul Laily Marwansyah (cabang tilawah anak-anak putri), Ely Shofiana Nur dan Ilyas Sukamto (cabang khat hiasan naskah), serta tim syarhil Quran.

Penampilan Abdullah Salam, yang pernah mengikuti Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) Internasional di Amman, Yordania, itu juga tak kalah menarik. Hafiz asal Grobogan yang tampil di aula kantor Sekretariat DPRD Provinsi Kendari itu bahkan untuk sementara mendapatkan nilai 96,23 dari dewan hakim.

"Mudah-mudahan peserta besok (hari ini-Red) tidak lebih baik dari Salam," kata Drs H Moh Ahyani, Sekretaris Umum LPTQ Jateng.

Tim syarhil Quran, yang terdiri atas Adeliana Diassa'diyah, Ni'ma Roihana, dan Laila Yulianis, juga tampil memesona.

Paduan tilawah, sari tilawah, serta paparan yang mereka sajikan tak ayal mengundang tepuk tangan hadirin yang memadati ruang pertemuan Kanwil Depag Kendari, yang menjadi arena syarhil Quran tersebut.

Hasil sementara dari penilaian dewan hakim menempatkan tim syarhil Quran Jateng di peringkat teratas.

Sesuai hasil technical meeting, hari ini (31/7), Kafilah Jateng akan tampil dalam enam golongan. Qariah Marsanah akan tampil dalam cabang tilawah cacat netra di Aula Badan Pariwisata, Noor Laila dan Ali Rahman dalam cabang khat hiasan mushaf di Islamic Center, Umi Latifah (tahfidz 5 juz putri) di Masjid Agung Alkautsar, Laíaliun Nafisah (tafsir bahasa Indonesia putri) di Aula Dinas Kehutanan, serta Nur Janah (tilawah dewasa putri) di arena utama.

Durrotul Sakit

Kabar kurang menggembirakan datang dari anggota terkecil Kafilah Jateng, Durrotul Muqoffa. Hafizah berusia delapan tahun itu semula memperoleh giliran tampil kemarin. Namun, karena yang bersangkutan kurang enak badan, pimpinan kafilah memintakan izin agar jadwal untuk Durrotul diubah. Hasilnya, Durrotul akan tampil dalam cabang tartil di Aula Badan Pariwisata Sultra, Kamis (3/8).

Dari dokter kafilah, dokter Yani Istadi, diperoleh keterangan, Durrotul mengalami radang tenggorokan. Dikatakannya, hal itu biasa dialami oleh anak-anak, terutama yang melakukan perjalanan jauh, sebagai reaksi terhadap perubahan cuaca.

Diharapkannya, sakit yang dialami Durrotul itu tidak terlalu serius, sehingga hafizah belia asal Rembang itu bisa tampil maksimal pada jadwal yang ditentukan. (H9-41h)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA