logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 31 Juli 2006 SEMARANG
Line

Diduga Libatkan Orang Penting

SALATIGA - Aksi percaloan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemkot Salatiga, yang melibatkan Joko Waluyo, diduga telah berlangsung beberapa tahun. Setidaknya hal itu dapat diketahui dari pengakuan para korban, yang telah melaporkan kejadian itu ke Mapolres Salatiga.

Kuasa hukum seorang korban, C Maya Indah SH MHum, dari Unit Pelayanan Bantuan Hukum (UPBH) UKSW Salatiga, mengungkapkan, kliennya telah memberikan uang sebesar Rp 77 juta kepada Joko Waluyo pada tahun 2004, dengan janji akan dapat dimasukkan menjadi PNS dalam perekrutan yang digelar tahun itu.

''Karena tidak juga dapat masuk PNS, klien saya berusaha menagih, tetapi Joko berjanji akan memasukkan dalam format CPNS tahun berikutnya. Bahkan, akan dimasukkan sebagai CPNS di Kabupaten Semarang,'' papar Maya.

Siti Sudarmi, warga RT 3 RW 6 Cungkup Kelurahan Salatiga itu, mengatakan, keluarga keponakannya telah menyerahkan uang sebesar Rp 60 juta kepada Joko Waluyo pada Maret 2005. Namun, kenyataannya, pada perekrutan CPNS 2005, yang berlangsung tahun 2006, keponakannya tidak juga diterima. Karena tidak menepati janji, selanjutnya mereka meminta uang tersebut, dengan mendatangi rumah Joko.

Anggota DPRD Salatiga (PKS), M Fathurrahman SE, mengungkapkan keyakinannya bahwa percaloan CPNS telah teroganisasi, dengan melibatkan banyak orang di lingkungan Pemkot, sehingga polisi dan Pemkot harus dapat mengusut tuntas dan menindak tegas para pelaku, dengan harapan hal itu tidak akan terulang lagi.

Beberapa waktu lalu, seorang korban juga telah melapor kepada Polres Salatiga bahwa dia tertipu oleh seorang mantan anggota DPRD Salatiga.

Dia dijanjikan akan menjadi CPNS di Salatiga, tetapi kenyataannya tidak diterima. Karena uangnya yang telah disetor sebagai jaminan menjadi CPNS tidak juga dikembalikan saat ditagih, akhirnya korban melapor ke polisi. (H2-37h)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA