| Senin, 31 Juli 2006 | KEDU & DIY |
Perbaikan Sekolah akibat Gempa Dibiayai PemkabBOROBUDUR - Biaya perbaikan sekolah yang roboh akibat gempa dan bencana alam lain akan dianggarkan dari Dana Tak Tersangka Pemkab Magelang. Sedangkan perbaikan sekolah yang rusak berat dikoordinasikan dengan Pemerintah Pusat dan Provinsi. "Verifikasi laporan mengenai hal itu sudah selesai," kata Bupati Magelang Ir H Singgih Sanyoto, Sabtu (29/7), dalam rapat paripurna DPRD yang dipimpin Ketua Dewan HA Labib SE MM. Dia mengakui, Pemkab tidak menganggarkan untuk pemulihan kerusakan tanaman dalam RAPBD 2006. Sebab, telah mengajukan permohonan anggaran untuk penanggulangan pascabencana Merapi kepada Menteri Pertanian dan APBD Perubahan Jateng, serta penanganan melalui anggaran Satlak PBA Kabupaten Magelang. "Kabupaten Magelang memperoleh bantuan 45.099 kg benih padi dan 30.000 kg benih jagung, serta tiga paket obat-obatan pertanian," paparnya. Soal penambangan pasir ilegal, dia menugaskan Kantor Pertambangan untuk menghentikan penambangan di wilayah Srumbung, termasuk segala bentuk pungutan liar. Juga memutus jalan menuju lokasi terlarang untuk penambangan dan menginventarisasi lokasi penambangan yang tak berizin, serta pemasangan portal, penataan dan penertiban penambangan yang tidak berizin. Mengingat banyak material vulkanik di puncak dan lereng Merapi, Bupati Singgih pun mengantisipasi kemungkinan banjir lahar pada musim hujan dengan simulasi gladi penanggulangan bencana dan penanganan pengungsi Merapi. Simulasi itu diperuntukkan bagi para relawan dan petugas penanggulangan bencana tingkat desa dari tiga kecamatan di lereng Gunung Merapi dan tiga kecamatan yang menerima pengungsi. "Juga mengadakan sosialisasi dan penanganan bencana lahar kepada masyarakat secara berjenjang," tuturnya. (pr-66) |