logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 31 Juli 2006 KEDU & DIY
Line

Mayat Lelaki di Pantai Klirong

  • Diduga Korban Tsunami

KEBUMEN - Sesosok mayat lelaki, Jumat malam lalu, ditemukan di Pantai Tanggulangin, Kecamatan Klirong, Kebumen. Mayat tanpa identitas yang sudah rusak itu diduga korban tsunami.

Saat ditemukan warga, kondisi mayat tersebut sulit dikenali. Pakaiannya telah hilang, tinggal mengenakan celana dalam. Rambutnya pun telah hilang. Diperkirakan mayat itu berusia sekitar 20-30 tahun.

Malam itu juga, petugas dari Polsek Klirong dan Polres Kebumen menuju lokasi.

PMI Cabang Kebumen berusaha mengevakuasi mayat tersebut. Namun mobil ambulans PMI mogok. Mayat lalu diambil dengan mobil patroli Polsek Klirong.

Malam itu mayat dikirim ke RSU Kebumen. Hingga kemarin belum ada pihak yang merasa kehilangan anggota keluarganya.

Komandan Satgana PMI Kebumen Supriyanto memperkirakan, jenazah itu korban tsunami pada 17 Juli lalu.

Nelayan Hilang

Sementara itu, Sabtu sekitar pukul 15.00, tiga nelayan dari Desa Jetis, Kecamatan Nusawungu, Cilacap yang berbatasan dengan Kecamatan Ayah Kebumen, tersapu ombak. Dua nelayan selamat, satu orang hilang dan dalam pencarian.

Camat Ayah Tugiyono SSos ditemui kemarin di Pantai Logending mengatakan, saat itu tiga nelayan, Suge (35), Sumar (45) dan Parimin (40), hendak mendarat dengan perahu Agatan. Mendekati pantai Desa Jetis, kapal tersebut kandas dan langsung dihantam ombak.

Ketiga nelayan berusaha menyelamatkan diri semampunya. Dua nelayan, Sumar dan Parimin, bisa menepi. Namun Suge hilang disapu ombak dan sejak itu terus dalam pencarian hingga ke arah timur di wilayah Kebumen.

Beberapa hari terakhir, ombak pantai selatan Kebumen memang tinggi. Namun sejumlah warga mulai mendatangi objek wisata Pantai Logending Ayah yang berbatasan dengan Cilacap. Bahkan beberapa warung makan terlihat didatangi sejumlah pelancong dari luar kota. (B3-24)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA