| Senin, 31 Juli 2006 | KEDU & DIY |
Seribu Pedagang Sayur Mendapat BantuanYOGYAKARTA - Pemerintah Kabupaten Bantul memberikan bantuan kepada seribu pedagang sayur keliling (blanjan) yang tempat tinggalnya rusak diguncang gempa. Mereka masing-masing menerima Rp 100 ribu. Usai penyerahan bantuan secara simbolis, Jumat kemarin, Kepala Bagian Pemberdayaan Perempuan, Bagian Sosial Pemkab Bantul Dra Suprihartini menjelaskan, bantuan itu dimaksudkan agar para pedagang sayur di Bantul bisa beraktivitas kembali seperti semula. Sejak gempa bumi 27 Mei 2006 lalu, mereka tidak bisa berjualan lagi. Di samping itu, rumah dan sepeda yang biasa mereka gunakan berjualan keliling desa, juga turut hancur diguncang gempa. Para pedagang sayur yang mendapat bantuan itu, berasal dari semua dusun se-Kabupaten Bantul. Setiap dusun, ditunjuk satu orang sebagai penerima bantuan modal pascagempa. Dengan demikian, mereka bisa bangkit dan beraktivitas kembali sebagai pedagang sayur keliling yang hasilnya bisa untuk memenuhi kebutuhan keluarga masing-masing. ''Memang bantuan ini tidak seberapa, tetapi paling tidak bisa membangkitkan semangat mereka untuk berjualan kembali,'' tutur Suprihartini. Bantuan stimulan semacam ini sudah dikucurkan sebanyak tiga kali. Pada tahun 2004, para pedagang sayur keliling yang mendapat bantuan 51 orang, tahun 2005 (125 orang), dan pada 2006 sebanyak 1.000 orang. Salah satu pedagang sayur keliling yang menerima bantuan, Ny Tuminem (55) warga Dusun Kauman, Wijirejo, Pandak, Bantul mengaku tertolong dengan bantuan Rp 100 ribu itu. Sebab, rumah, sepeda, serta peralatan jualan sayur keliling miliknya rusak sehingga dibutuhkan dana untuk perbaikan dan modal berdagang. (sgt-39m) |