SUARA MERDEKA
 
INDEKS BUDAYA Senin, 24 Juli 2006

''Seni rupa adalah dunia yang senantiasa bergerak. Jika tak ingin tertinggal, jangan bergeming seperti batu sepanjang waktu''. Sastrawan Triyanto Triwikromo menorehkan kalimat liris itu di sebidang kanvas saat membuka ''Pameran Asal Lukisan Auly'' di Galeri Bu Atie, Jalan Borobudur Utara Raya 6, Semarang, Sabtu (22/7) malam. Auly, seperti pengakuannya,

PENGGAMBARAN kehidupan manusia dapat dinikmati melalui cerita atau dongeng. Tak jarang irama kehidupan itu diwujudkan dalam torehan cat di atas kanvas. Namun ternyata perjalanan hidup manusia tak kalah menarik saat dilukiskan melalui irama musik. ''Seni rupa adalah dunia yang senantiasa bergerak. Jika tak ingin tertinggal, jangan bergeming seperti batu sepanjang waktu''.

SEMARANG - Arif Qurniawan akan berpameran tunggal di Rumah Seni Kayangan, Jalan Borobudur Timur II/60, Semarang, pada 29 Juli sampai dengan 2 Agustus 2006. Pameran bertajuk "Human Inspiring" itu merupakan proyek tugas akhir yang harus dijalani sang perupa.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA