logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 24 Juli 2006 OLAHRAGA
Line

OFFSIDE

Hita Pegang Kamera, Gonzales Kiper

SOLO-Menunggu memang membosankan. Hal itulah yang dialami pemain Arema Malang dan Persik Kediri saat menunggu kepastian Badan Liga Indonesia (BLI) memutuskan jadi tidaknya laga sore kemarin di Stadion Manahan digelar.

Tak heran, mereka pun melakukan hal neka-neka di lapangan. Setelah bosan memainkan si kulit bundar di lapangan hijau, striker Franco Hita langsung memegang kamera milik antv yang ada di pinggir lapangan.

Layaknya cameraman, dia mengambil gambar para penonton yang ada di tribune barat, timur dan utara yang ditempati kelompok suporter Aremania.

Aksi Hita tersebut mengundang perhatian fotografer peliput babak 8 besar di Stadion Manahan untuk berlomba-lomba mengabadikannya.

Berbeda dengan Hita, striker Persik, Christian Gonzales malah bermain bola dengan anak gawang di depan ruang ganti Macan Putih.

Pemain lainnya, Marcelo Ramos juga tidak mau ketinggalan bercanda dengan mereka, memainkan si kulit bundar.

Gonzales sempat berperan jadi kiper untuk memblok tendangan yang dilakukan Ramos.

Sedangkan kiper pertama Persik, Wahyudi, yang kaus tangannya dipinjam pemain asal Uruguay tersebut, hanya berlari-lari kecil di dekat mereka. (H13, D11, P44-22)

Gerbang Kolam Renang Ditutup

KOLAM renang Tirtomoyo yang bagian depannya berhadap-hadapan dengan gerbang utara kompleks Stadion Manahan Solo, sejak satu-dua hari sebelum penyelenggaraan babak 8 besar Kompetisi Liga Djarum Indonesia 2006, hampir selalu tertutup pintunya.

Satu dua petugas, terlihat menjaga di balik pintu. Tindakan itu sepertinya diambil pihak pengelola guna mengamankan aset olahraga milik Pemkot Surakarta tersebut.

Mengapa? Jika dibuka, sangat mungkin diserbu untuk mandi para suporter nekat. Selama beberapa hari terakhir, memang terlihat para suporter bertahan di sekeliling stadion sambil menunggu jadwal bertanding timnya di Manahan.

Pengalaman serbuan suporter yang mandi di kolam renang, terjadi beberapa tahun lalu. Seenaknya mereka menerobos masuk dan menceburkan diri ke kolam.

Tentu hal itu membuat penjaga bersungut-sungut. Tetapi karena jumlah mereka banyak, maka perlu waktu beberapa saat untuk menghalaunya keluar kolam, kemudian dilanjutkan dengan pengurasan.(D11,P44,H13-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA