| Senin, 24 Juli 2006 | NASIONAL |
Tempat Pengungsian Mulai Ditinggalkan
CILACAP - Memasuki hari keenam pascatsunami di wilayah Cilacap, 4.850 pengungsi yang sebelumnya berada di pos-pos pengungsian mulai pulang ke rumah masing-masing. Mereka akan memulai kehidupan seperti sebelum bencana. Pos pengungsian di Gunung Selok, Kecamatan Adipala misalnya, kemarin tampak sepi. Satu per satu keluarga meninggalkan lokasi pengungsian tersebut. ''Saat ini Gunung Selok sudah tidak ditempati pengungsi. Tiga puluh keluarga pengungsi terakhir, Sabtu (22/7) malam, masih berada di sana, namun Minggu (23/7) ini (kemarin) 4.850 pengungsi meninggalkan lokasi pengungsian,'' kata Camat Adipala Warsidi. Dia mengatakan, para pengungsi itu pulang ke kampung masing-masing karena kepanikan mereka sudah mereda. Sekretaris Satkorlak Penanggulangan Bencana Kabupaten Cilacap Yayan Rusyawan menuturkan, meski keadaaan sudah tenang, upaya pencarian korban hilang masih terus dilakukan. ''Ini sesuai dengan instruksi Presiden yang meminta pencarian terus dilakukan. Bisa jadi dari pencarian ini masih akan ada korban yang ditemukan, bahkan diselamatkan,'' kata dia. Langkah yang akan dilakukan Pemkab Cilacap pasacatsunami di antaranya melakukan sosialiasi bahaya tsunami kepada masyarakat, pemasangan rambu peringatan dini, dan cara penyelamatan bila terjadi bencana. Selan itu, Pemkab juga akan melakukan rehabilitasi sarana dan prasarana yang rusak. Khusus untuk rehabiltasi, satkorlak akan berkoordinasi dengan eksekutif dan legislatif untuk memikirkan dana tanggap darurat. Untuk menanggulangi bencana alam dibutuhkan dana tanggap darurat Rp 200 juta-Rp 300 juta. Berdasarkan data dari Tim Evakuasi Korban Bencana Tsunami Cilacap, sampai kemarin, total korban tewas 158 orang, sedangkan yang belum ditemukan enam orang. ''Pencarian masih akan kami lakukan. Hari ini (Minggu) kami melakukan penyisiran dari Pantai Jetis, Kecamatan Nusawungu, sampai Pantai Teluk Penyu di Cilacap Selatan yang jaraknya mencapai 30 km. Tenaga yang dikerahkan mencapai 600 orang,'' kata Ketua Tim Evakuasi Letkol Sutriono yang juga menjabat sebagai Kasie Teritorial Korem 071 Wijayakusuma. Menurutnya, pencarian masih akan diteruskan sampai ada perintah penghentian pencarian oleh Gubernur Jawa Tengah. Dari data yang ada diketahui, total anggota TNI yang dikerahkan untuk mengevakuasi dan menyelamatkan korban tsunami di Cilacap 1.333 orang, termasuk personel yang berada di Tim Kesehatan dan Operasional Lapangan. (G21,ag,G22-46n) |