logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 24 Juli 2006 MURIA
Line

Tujuh Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Selama Juni

BLORA - Grafik kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di wilayah Hukum Polres Blora belakangan ini cenderung meningkat. Dari data yang ada, pada Mei 2006, hanya ada dua korban tewas di jalan, sedangkan Juni, meningkat menjadi tujuh orang yang tewas akibat lakalantas. Jika dipersentase, angka kenaikan korban meninggal akibat lakalantas mencapai 250 persen.

Kapolres Blora, AKBP Drs Lotharia Latif, ketika dikonfirmasi, kemarin, menyatakan, dalam rangka meminimalisasi lakalantas itu, perlu perbaikan sarana jalan dan kelengkapannya. Misalnya, melengkapi rambu-rambu lalu lintas dan menambah jumlah lampu penerangan jalan yang masih minim.

Sementara itu, menurut dia, Polres Blora terus memberi pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat. ''Penyuluhan dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam tertib lalu lintas,'' tuturnya.

Kapolres termuda di jajaran Polda Jateng itu menambahkan, di sisi lain, aparat akan terus menegakkan hukum untuk pelanggaran lalu lintas. Terutama untuk jenis pelanggaran berbahaya. Misalnya, ngebut dan ugalan-ugalan di jalan, yang bisa membahayakan jiwa sendiri ataupun nyawa orang lain.

Dalam paparan di Polres baru-baru ini, untuk Mei, di Blora terjadi laka lantas sebanyak lima kali. Sementara itu, untuk Juni, meningkat tajam menjadi 27 kejadian, sehingga jika dipersentase meningkat 80 persen.

Untuk korban luka berat, selama Mei, hanya lima orang. Namun, untuk Juni, naik 100 persen (10 orang). Korban luka ringan, Mei hanya 13 orang, namun untuk Juni mencapai 27 orang.

Sementara itu, untuk kerugian material akibat peristiwa itu juga meningkat tajam, yakni Mei mencapai Rp 4.275.000, sedangkan Juni mencapai Rp 22.350.000, berarti meningkat hingga 400 persen lebih.

Lokasi kejadian, pada Mei, peringkat pertama ditempati Polsek Blora Kota. Hal yang sama juga terjadi pada Juni.

Peringkat dua jumlah lakalantas, Mei diduduki Polsek Cepu, namun untuk Juni bergeser di Polsek Jepon. Menyusul peringkat tiga, Mei ditempati Polsek Tunjungan, namun untuk Juni bergeser ke Polsek Cepu. (ud-17h)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA