logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 24 Juli 2006 SEMARANG
Line

Perjuangkan Hak Anak lewat Pentas Seni

HARI Minggu (23/7) kemarin, sepertinya merupakan hari paling berbahagia bagi anak-anak Kelurahan Sendangguwo. Betapa tidak? Melalui pentas seni yang digelar di halaman kantor kelurahan, anak-anak mampu menampilkan ekspresinya di atas panggung.

Tanpa canggung sedikit pun, bocah-bocah itu memamerkan kemampuanya dengan penuh percaya diri. Mereka tidak menyadari, apa yang mereka lakukan terkadang membuat geli para penonton. Pasalnya, beberapa di antara mereka bernyanyi tidak sesuai dengan musik, kemudian menari tidak kompak dengan sesama rekan. Bahkan irama berhenti saat tarian sedang berjalan. "Namanya juga anak-anak. Kalau tidak salah ya tidak lucu," celetuk seorang penonton.

Ya, itu tadi gambaran sebuah pentas dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional. Acara yang bertajuk Pagi Gembira itu diisi pentas seni yang menampilkan anak-anak. Mereka yang menari, menyanyi, dan bermain teater itu masih duduk di bangku TK maupun SD.

Tari-tarian yang disajikan, mulai dari klasik hingga modern, seperti tari merak, tari kelinci, tari robyong, tari topi, hingga disko. Tak ketinggalan, lagu-lagu dangdut dan lagu Indonesia populer pun mampu disajikan bocah-bocah itu.

Masih Terabaikan

Anak-anak cerdas dan penuh percaya diri itu, selama ini menjadi binaan Yayasan Kesejahteraan Keluarga Soegijapranata. Dalam rangka Hari Anak Nasional, yayasan itu menampilkan pentas seni.

YTM Lurah Sendangguwo, Purnomo, terlihat asyik menikmati aksi anak-anak. Dengan usia yang masih dini, mereka tampil percaya diri. "Ini modal bagi mereka ke depan dalam menghadapi persaingan hidup yang semakin ketat," tutur dia.

Menurut Ketua Pelaksana Yayasan Paulus Mujiran, tema yang diambil dalam pentas itu adalah "Lindungi dan Penuhi Hak Anak Sekarang dan Selamanya". Maksud dari tema itu, untuk memperjuangkan hak-hak anak yang sejauh ini masih terabaikan oleh masyarakat dan pemerintah. (Moch Kundori-18m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA