| Senin, 24 Juli 2006 | SEMARANG |
Sunarso, Menjadi Bapak Otomotif SemarangKLUB-KLUB otomotif di Kota Atlas, di antaranya Central Java Bikers Community (CJBC), Mercedez Benz Club (MBC), Suzuki 4WD, dan Indonesian Starlet Club (ISC) menetapkan Mayjen TNI Sunarso sebagai Bapak Otomotif Semarang. Dalam acara Oto Club One Day Gathering di Ruko Peterongan Minggu (23/7), perwakilan klub menyerahkan karikatur pada mantan Pangdam IV Diponegoro tersebut. Hadir dalam acara itu, Ketua Umum CJBC Kukrit SW yang juga Ketua MBC dan pembina ISC Semarang. Sunarso yang lahir di Cimahi 8 Juli 1950 itu menyatakan senang atas pemberian gelar tersebut. "Saya ingin otomotif Semarang bisa terus berkembang dan lebih besar di masa mendatang. Sebagai orang tua, saya hanya bisa mendorong dan memberi motivasi, biar nanti Mas Kukrit yang menjalankannya," tutur dia. Baginya, memiliki motor Harley Davidson dan mobil 4WD Land Cruiser merupakan impiannya sejak kecil. Saat dirinya berpangkat letnan dua (letda), hanya mampu membeli sebuah motor Honda CB 100 warna merah. "Itu pun saya beli dengan mengangsur alias kredit," tutur dia sambil tersenyum. Saat berpangkat letnan kolonel, impiannya memiliki Toyota Hardtop Land Cruiser akhirnya terwujud. Suaranya Khas Hingga kini, mobil berwarna biru itu masih setia menemaninya dan selalu dipakai setelah tak lagi menjabat Pangdam. Saat ditanya alasan menyukai motor besar, dia menyatakan karena suaranya khas, menggelegar, terkesan maco, dan tidak bisa ditiru produsen lain. Di dunia otomotif Semarang, ketika masih menjabat sebagai Pangdam, Sunarso memang menjadi pelindung CJBC dan MBC. Dia pun aktif dalam mengikuti acara-acara otomotif dan kegiatan sosial yang digelar klub-klub. Karena tak lagi menjadi panglima, Sunarso yang akan pensiun pada Agustus mendatang, akhirnya meletakkan jabatannya. Namun karena dedikasinya untuk dunia otomotif dinilai para klub sangat bagus, akhirnya dia dianugerahi gelar Bapak Otomotif Semarang. Saat ini, pria yang memiliki hobi touring dan olahraga itu mengaku bisa berolahraga lebih rutin. Dirinya bisa berenang hingga tiga kali setiap minggu. "Hampir setiap pagi saya bisa berlari mengelilingi perumahan agar tetap fit. Naik Harley dan mengendarai Hardtop tetap menjadi agenda, meski sudah tidak terlalu sering," tutur dia. (Saptono JS-62m) |