| Senin, 24 Juli 2006 | SEMARANG |
Pengamen Babak Belur Dihajar MassaSEMARANG - Purwanto (21) warga Secang, Kabupaten Magelang yang selama ini menjadi pengamen, babak belur dihakimi massa karena kedapatan hendak mencuri mobil milik Junarto (55), warga Jl Dr Wahidin Semarang, kemarin. Saat digeledah, dari saku celananya ditemukan 10 butir pil koplo jenis lexotan. Penangkapan berawal dari kecurigaan Junarto, saat akan memasukkan mobil bak terbuka miliknya ke garasi sekitar pukul 24.00. Sebelumnya mobil bernopol H-9446-CA itu diparkir di depan rumah. Saat pintu mobil dibuka, korban kaget mendapati seorang pria tak dikenal berada di dalamnya. Ketika ditanya, pelaku menjawab ingin menumpang tidur karena merasa mengantuk dan capai. Ditanya asalnya, pelaku juga menjawab sekadarnya. Dia mengatakan seperti itu diduga karena mabuk berat setelah mengonsumsi pil koplo. Junarto pun kemudian mengusir pelaku dari mobilnya. Namun saat akan menghidupkan mobil, Junarto terkejut. Pasalnya beberapa kabel ia dapati putus. Dia menduga pelaku hendak membawa kabur mobilnya dengan menggunakan kabel yang tersambung di bagian kemudi. korban kemudian melaporkan hal tersebut kepada anggota keluarga dan tetangganya. Beberapa tetangga lalu sepakat untuk mencari pelaku yang diperkirakan belum jauh dari rumahnya. Benar juga, pelaku ditemukan sembunyi di gorong-gorong jalan. Karena tak mau keluar, pelaku kemudian diseret dari gorong-gorong. Warga pun menanyai kembali niat pelaku masuk ke mobil korban. Pria yang mengaku sebagai pengamen bus itu gelagapan. ''Saya hanya ingin tidur,'' katanya. Jawaban yang tak masuk akal itu membuat warga curiga, korban hendak mencuri. Karena tak mau mengaku, pelaku kemudian dihadiahi bogem mentah. Petugas Polsek Gajahmungkur yang datang setelah mendapat laporan segera mengamankan Purwanto dari amukan massa. (H21-18n) |