| Senin, 24 Juli 2006 | SEMARANG |
Tewas Dikeroyok Sepuluh OrangSEMARANG - Seorang karyawan sebuah diskotek di kawasan Hasanudin, tewas akibat ditusuk pria tak dikenal, Minggu (23/7). Karyawan itu bernama Kukuh Hadi Nugroho (21), warga Jl Kalisari Baru, RT 6 RW 5, Kelurahan Barusari, Semarang Selatan. Korban yang mengalami luka di bagian kepala, tengkuk, paha, pantat, dan pinggang itu dikeroyok sepuluh orang. Dia ditemukan bersimbah darah sekitar pukul 04.30 di Jl Dr Sutomo, di depan sebuah warung soto. Menurut penuturan bibi korban, Rochayati (50), dia melihat keponakannya itu dikeroyok oleh sepuluh pria bertubuh tegap dan berambut cepak mengendarai lima sepeda motor. Kesepuluh pria itu kemudian menghalangi sepeda motor Kukuh, dan tanpa ampun mengeroyoknya. Dalam pertikaian itu di antara pengeroyok ada yang menggunakan senjata tajam dan beberapa kali menusuk tubuh korban. Namun karena tidak menyangka yang dikeroyok itu Kukuh, keponakannya, Rochayati tidak mendekat. "Saya menyangka ada orang mabuk yang dikeroyok. Ternyata yang dikeroyok itu keponakan saya. Para pelaku saat mengeroyok mengerubungi korban sehingga saya tidak melihat wajah keponakan saya," ungkap Rochayati seusai memberikan keterangan di Ruang SPK Polwiltabes Semarang, kemarin. Saat kejadian, dia sedang jalan sehat di Jl Dr Sutomo. Karena takut, Rochayati kemudian pulang berganti pakaian. Lalu karena penasaran, ia kembali lagi ke lokasi kejadian. Dia pun kaget saat mendapati korban yang masih tergeletak di pinggir jalan itu ternyata keponakannya. Perempuan itu lalu berteriak minta tolong. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit. Tak Bayar Tiket Diperoleh keterangan, pengeroyokan terhadap Kukuh diduga terkait dengan kejadian di diskotek beberapa jam sebelumnya. Saat sedang bertugas, Kukuh terlibat cekcok dengan lima pria yang diduga oknum aparat. Penyebabnya, kelima pria tersebut tak mau membayar tiket masuk diskotek. Namun kelima pria itu justru marah, bahkan memecah kaca pintu masuk. Menurut seorang sumber yang tak mau disebutkan namanya, saat itu mereka sempat didamaikan. Ketika korban pulang kerja bersama dua rekannya, E (26) dan N (27), dibuntuti sepuluh pria tak dikenal. Mereka mengejar ketiga karyawan diskotek itu. Namun karena sepeda motor korban tak bisa melaju kencang, dia tertinggal oleh dua rekannya. Di Jl Dr Sutomo itulah korban dikeroyok dan ditusuk dengan senjata tajam. Korban yang sempat menjalani perawatan di Ruang UGD RSUP Dokter Kariadi itu akhirnya meninggal sekitar pukul 16.00 karena banyak mengeluarkan darah. Kini kasus tersebut dalam penanganan pihak yang berwajib. (H21-18n) |