logo SUARA MERDEKA
Line
Minggu, 23 Juli 2006 NASIONAL
Line

Washington Kirim Bom untuk Israel

NEW YORK - Pemerintahan Bush sedang bergegas mengirimkan bom-bom kendali presisi ke Israel. Negara Yahudi itu pekan lalu meminta pengiriman senjata dalam waktu secepat mungkin. Demikian diberitakan harian The New York Times Sabtu kemarin.

Menurut seorang pejabat AS kepada Times, keputusan pengiriman senjata itu diambil setelah melalui sedikit perdebatan di dalam pemerintahan. Dia menegaskan, pengungkapan pengiriman senjata itu bisa memicu kemarahan pemerintah-pemerintah Arab dan negara-negara lain. Sebab, dengan pengiriman senjata itu, Washington berarti membantu Israel, sama seperti Iran yang dituduhnya mempersenjatai Hizbullah.

Pejabat itu mengatakan, pengiriman itu sebenarnya adalah bagian dari kontrak jual-beli senjata yang disetujui tahun lalu. Berdasarkan kontrak itu, Israel bisa meminta kiriman ketika negara itu membutuhkan. Namun, sebagian perwira militer mengatakan, permintaan itu tidak biasa dan mengindikasikan Israel punya banyak rencana sasaran serangan di Lebanon.

Belum Diumumkan

Pengiriman senjata itu belum diumumkan secara terbuka. Pentagon dan perwira militer tidak bersedia menjelaskan secara detil jumlah dan isi paket pengiriman senjata itu ke Israel. Mereka juga tidak bersedia mengatakan apakah senjata itu dikirimkan dengan pesawat kargo atau jalur lain.

Namun, seorang pejabat AS mengatakan, pengiriman persenjataan itu tidak bisa disamakan dengan "suplai darurat" terhadap gudang senjata Israel ketika terjadi perang Arab-Israel 1973.

Juru bicara Kedubes Israel di Washington mengatakan, "Kami menggunakan bom-bom kendali berpresisi untuk melumpuhkan kemampuan militer Hizbullah dan meminimalkan korban sipil."(rtr-gn-25)


Berita Utama | Bincang - Bincang | Semarang | Karikatur | Olahraga
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA