logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 19 Juli 2006 SEMARANG
Line

Belum Setahun, Gedung Puskesmas Rusak

  • Kusen Keropos dan Tembok Mengelupas

KENDAL - Pembangunan gedung baru di lingkungan Puskesmas Pegandon, Kendal diketahui memiliki kualitas di bawah standar. Selain beberapa kusen jendela dan pintu keropos dimakan rayap, tembok bangunan itu juga rentan ambrol.

Padahal, gedung yang dibangun dengan dana APBD II 2005 Rp 155 juta itu belum genap berusia satu tahun. ''Temuan itu kami peroleh saat inspeksi mendadak (sidak) Komisi C DPRD bersama Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Senin (17/7) siang. Sidak kami lakukan untuk mencocokkan Nota Perhitungan APBD II 2005,'' tandas Ketua Komisi C DPRD H Muh Danial, kemarin.

Sidak yang digelar seusai sidang Nota Perhitungan APBD 2005 di DPRD itu dilakukan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Winong, Kecamatan Ngampel dan Puskesmas Pegandon. Dalam sidak yang diikuti seluruh anggota Komisi C di Pustu Winong, diperoleh temuan kebersihan dan perawatan tempat itu masih kurang. Namun, kualitas bangunan hasil pembangunan APBD 2005 Pustu itu memenuhi standar.

Kondisi berbeda diketahui ketika rombongan DPRD melakukan sidak ke Puskesmas Pegandon. Kualitas sebuah gedung yang dibangun di kompleks puskesmas ini ternyata tidak memadai. Sejumlah kusen berbahan kayu lokal, diketahui keropos dan dimakan rayap. Tembok bangunan juga rentan ambrol lantaran kualitas pasir tidak standar dan campuran semen kurang. "Terkait dengan temuan ini, kami meminta DKK untuk menindaklanjutinya,'' tandas Danial.

Tak Dipakai Lagi

Secara terpisah, Kepala DKK Kendal dokter Kadar Suyanto MM ketika diminta tanggapannya mengatakan, kebersihan di Pustu Winong belum terjaga karena jumlah tenaga tempat tersebut belum memadai atau kekurangan. Mengenai kualitas bangunan gedung baru di Puskesmas Pegandon memang belum standar. Semula, gedung baru di sisi barat kompleks puskesmas itu akan digunakan sebagai persiapan peningkatan fungsi Puskesmas Pegandon menjadi puskesmas rawat inap.

Pembangunan gedung baru menelan dana Rp 155 juta dan belum ada setahun sudah rusak. Terkait dengan hal ini, DKK sudah memanggil pihak pelaksana pembangunan gedung untuk pembinaan. Pelaksana juga diminta untuk memperbaiki gedung tersebut. Bahkan, melalui kesepakatan dan imbauan Komisi C, DKK tidak akan menggunakan pelaksana itu untuk proyek baru.

Ditanya mengenai kondisi sebagian bangunan lain di Puskesmas Pegandon yang juga rusak, misal gedung di sisi selatan (dekat lapangan sepakbola-Red), Kadar menjelaskan, gedung itu akan dibongkar dan diganti dengan gedung baru yang saat ini masih dalam proses pembangunan. Puskesmas rawat inap nantinya berbentuk leter ''U'' menghadap lapangan bola. Gedung-gedung baru yang didanai APBD II, saat ini sedang dibangun di sisi barat kompleks puskesmas tersebut. (G15-16m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA