SUARA MERDEKA
 
INDEKS BUDAYA Selasa, 18 Juli 2006

''AYO da mlayua,'' teriak seseorang lantang, sesaat setelah gempa pada pagi hari. Dia berlari kian-kemari, meminta khalayak menyelamatkan diri. ''Mas, iki mau ana lindhu. Krasa ora?'' tanya seorang lelaki kepada temannya.

DUGEM atau dunia gemerlap sering kali digelar di ruang tertutup. Namun dalam "Freez 'n Mix", Sabtu (15/7) malam, para clubber disodori hiburan yang agak berbeda. Sebab, acara itu diadakan di lantai XII Hotel Horison, Semarang.

SAAT melakukan "kunjungan kenegaraan" di Pekalongan, Wakil Presiden Republik BBM Ucup Kelik mengisahkan soal kelangsungan ''negara di layar kaca'' yang dia pimpin bersama Presiden Taufik Savalas. Dia mengakui akan mengubah nama dan semboyan.

PUTU Wijaya, sastrawan dan motor Teater Mandiri, kembali menunjukkan kesejatiannya sebagai aktor andal. Secara konsisten selama 45 menit dia memainkan naskah Samuel Beckett, Rekaman Terakhir Krapp, di Teater Utan Kayu, Jakarta, Jumat (14/7).

JAKARTA - Setelah bergulir sejak Maret, final Regional LA Lights Indiefest, festival musik indie pertama di Indonesia, memasuki babak puncak. Dari Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya terjaring 40 finalis.

SEMARANG- Komunitas Panggung Semarang, malam ini (Selasa, 18/7) mulai pukul 20.00, akan mementaskan lakon Pasar Kobar di Gedung Serbaguna Taman Budaya Raden Saleh (TBRS),

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA