| Selasa, 18 Juli 2006 | PANTURA |
2.347 Pelanggan Curi Listrik
KAJEN- Sebanyak 2.347 pelanggan listrik di Area Pelayanan dan Jaringan (APJ) Pekalongan terjaring Operasi Penertiban Penyambungan Tenaga Listrik (P2TL), yang digelar PLN. Para pelanggan itu diduga mencuri dan menyimpangkan tegangan listrik hingga Mei lalu. Jumlah yang dicuri 2.346.429 kwh, tersebar di empat unit pelayanan jaringan (UPJ). Humas PLN APJ Pekalongan Salam mengatakan, dari operasi tersebut pihaknya berhasil menyelamatkan sekitar Rp 1,3 miliar. ''Hingga kini operasi P2TL terus dilakukan. Diharapkan penyimpangan listrik tidak terjadi lagi,'' ujarnya. Jumlah terbanyak yang terjaring berasal dari UPJ Batang, yaitu 1.070 pelanggan. Mereka menyimpangkan sekitar 1,02 juta kwh dengan nilai Rp 696 juta lebih. Selain menggencarkan operasi, PLN saat ini juga tengah mengampanyekan program penghematan listrik dan pembayaran rekening secara teratur. Agar hemat, masyarakat diimbau mengurangi pemakaian listrik mulai pukul 17.00 hingga keesokan harinya. Selain itu, bisa juga dilakukan dengan cara mengurangi dua lampu masing-masing 50 watt. Ketiban Rezeki Sementara itu, untuk mengampanyekan pembayaran listrik secara teratur, PLN membuat program ketiban rezeki. Yaitu kesempatan bagi pelanggan listrik yang membayar rekening sebelum tanggal 11 untuk mengikuti undian berhadiah. Undian tahap pertama telah dilakukan. Tiga pemenang dari APJ Pekalongan kemarin menerima hadiah berupa lemari es dan televisi yang diserahkan oleh Manajer APJ Pekalongan Fajar Munikah. Ketiga orang itu adalah Rasmin (UPJ Wiradesa), Mistari (UPJ Batang), dan Kasno (UPJ Kota Pekalongan). Fajar meminta para penerima hadiah ikut mengimbau warga lain agar membayar rekening tepat waktu. (G16-65s) |